KUDUS, Kaifanews — Perjalanan 1.601 pebulutangkis muda dalam Audisi Umum PB Djarum 2026 akhirnya mengerucut pada peserta yang berhasil mendapatkan Super Tiket. Namun, bagi mereka yang lolos, tiket tersebut bukanlah akhir perjalanan. Tantangan berikutnya sudah menanti di tahap karantina.
Audisi yang berlangsung sejak Rabu, 9 September 2026 itu diikuti pebulutangkis muda dari berbagai daerah, mulai Pulau Sumatera hingga Papua. Selama proses seleksi, para peserta tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga mentalitas dan kegigihan di lapangan.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, mengapresiasi perjuangan para peserta yang telah memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti seleksi.
Menurut juara All England 2003 tersebut, Audisi Umum menjadi kesempatan bagi atlet muda untuk mengukur sejauh mana kemampuan sekaligus kesiapan mental mereka menghadapi persaingan.
“Selamat kepada para peserta Audisi Umum PB Djarum yang berhasil mendapatkan Super Tiket. Perjuangan belum berakhir karena masih ada fase karantina. Jadi, semua peserta harus mempersiapkan diri lebih matang lagi mulai dari fisik hingga mental,” ungkap Sigit pada Minggu 13 September 2026.
Para peserta yang melaju ke tahap karantina diminta tidak cepat puas. Disiplin dalam menjalani proses pembinaan dan kesediaan mengikuti arahan pelatih menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan.
“Tetap disiplin, terus memberikan yang terbaik dan ikuti arahan pelatih,” lanjutnya.
Sementara bagi peserta yang belum mendapatkan Super Tiket, Sigit meminta mereka tidak menjadikan kegagalan sebagai alasan untuk berhenti mengejar cita-cita.
Pengalaman mengikuti audisi, termasuk ketika harus kembali mencoba setelah gagal pada kesempatan sebelumnya, menurutnya dapat menjadi bagian dari proses pembentukan seorang atlet.
“Bagi yang belum mendapatkan Super Tiket jangan berkecil hati, tetap semangat untuk terus berlatih. Meskipun sudah berapa kali gagal, suatu saat mungkin akan bisa berhasil,” kata Sigit.
Ia menilai peluang untuk berkembang masih terbuka bagi para pebulutangkis muda yang mau terus berlatih dan memperbaiki kekurangan.
“Tidak menutup kemungkinan dua atau tiga tahun ke depan apabila kalian berlatih dengan giat, akan menjadi yang terbaik. Sampai bertemu di Audisi Umum PB Djarum 2027 #TeruskanSemangatJuara,” tandasnya.
Salah satu peserta yang merasakan bagaimana peluang bisa datang di luar dugaan adalah Adibha Fitria. Pebulutangkis U-11 putri asal Samarinda, Kalimantan Timur, itu gagal melaju setelah terhenti di babak 16 besar turnamen.
Namun, penampilannya tetap menarik perhatian Tim Pencari Bakat. Adibha kemudian memperoleh Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat dan berhak melanjutkan perjuangan ke tahap karantina di asrama PB Djarum.
Kesempatan tersebut terasa semakin spesial bagi Adibha karena tahun ini merupakan kali kedua dirinya mengikuti Audisi Umum. Pada keikutsertaan pertamanya tahun lalu, langkah Adibha bahkan langsung terhenti setelah hanya menjalani satu pertandingan.
“Senang banget rasanya karena aku memang mau masuk PB Djarum supaya bisa jadi pemain dunia. Ini kedua kalinya aku ikut Audisi Umum, tahun lalu aku baru main satu kali langsung kalah,” ucap Adibha.
Tahun ini, ia mampu melangkah lebih jauh hingga babak 16 besar. Adibha pun mengaku tidak menyangka penampilannya mendapat perhatian dari Tim Pencari Bakat.
“Terus tahun ini ikut lagi dan berhasil ke babak 16 besar dan nggak menyangka bisa dapat Super Tiket. Semoga di tahap karantina nanti aku bisa membuktikan kemampuanku ke tim pelatih,” tandasnya.
Berikut Daftar Penerima Super Tiket Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026:
Super Tiket Jalur Turnamen:
U-11 Putri
- Selena Arraya Prasetyo – Sukoharjo (PB PMS Solo)
- Ailsie Elaina Sembiring – Kota Bogor (PB Champion Kudus)
KU 11 Putri
- Anindita Khaira Wilda – Kota Bekasi (non klub)
- Farisa F. Zafiranihall Sya’bani Setiawan – Kota Mojokerto (PB Griya Bugar Yogyakarta)
KU 12 Putri
- Fiona Ayundya Putri Berlian – Kota Semarang (PB Arista Semarang)
- Syarifah Adshila Nugroho – Sleman (PB Champion Reborn Jogja)
U-11 Putra
- Zayn Abdullah Rajendra – Penajam Paser Utara (PB Champion Kudus)
- Muhammad Deffran Alfarraz – Cirebon (PB Pandawa)n
- Kentaro Javas Kaivan Tsaqib – Kebumen (PB Champion Kebumen)
- Ghaozan Gaffi Algibran – Bekasi (PB Champion Kudus)
KU 11 Putra
- Ashoka Putra Arvita – Kota Semarang (Altrec Semarang)
- Azka Adhitama – Bekasi (PB Bhinneka 2)
- Jethro Alexander Kemas – Kota Palembang (Five Stars Badminton Club)
- Muhammad Marus Sulaiman – Pekalongan (PB Champion Kudus)
KU 12 Putra
- Aldi Aprian Nugraha Aldi Aprian Nugraha – Kota Semarang (PB. Mustika Ungaran)
- Fawwaz Sani Adhipramana – Ponorogo (PB PMS Solo)
- Baron Baswara Putra – Kota Yogyakarta (PB Champion Reborn Jogja)
- M. Ramdani Mubarok – Bandung (PB Victory Bandung)
Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat:
U-11 Putri
- Adibha Fitria – Kota Samarinda (PB Champion Kudus)
- Sanabila Niyaz Faza – Kota Tangerang (PB Champion Bogor)
- Vicky Lee Alison – Tegal (PB Sinar Mutiara)
- Chloe Levona Willie – Kota Bandung (Ade Badminton Club Bandung)
KU 11 Putri
- RR. Arnetta Safara Bilqish Sholeh – Kota Yogyakarta (Eko Febrianto)
KU 12 Putri
- Lilianne Andrea Octaviany – Kabupaten Sintang (PB Champion Klaten)
- Stefanie Tricia Laiman – Kabupaten Klaten (PB Champion Klaten)
- Karenina Putri Inka Azzahra – Kabupaten Kendal ((Altrec Semarang)
- Karina Frederika Putri Loen – Kota Depok (PB Champion Dakota)
U-11 Putra
- Moreno Putra Zhulkifli – Kota Balikpapan (PB Cahaya Indonesia)
- Wijaya Putra Sugiharto – Kabupaten Sidoarjo (PB Champion Klaten)
- Arjuna Azka Aldrich – Kabupaten Sragen (PB Sukowati)
KU 11 Putra
- Azka Azfar Rabbani – Kabupaten Purworejo (PB Garuda Jaya)
- Muh. Rifky Harimurti Ramadhan – Kabupaten Kolaka (PB Champion Kudus)
KU 12 Putra
- Feliks Zebua – Kabupaten Bogor (KAYP1 Champion Bogor)
- Ghian Ahza Danish Adinata – Kota Surakarta (PB PMS Solo)
- Muhadad Al Azzam – Kota Bandung (Jingga Badminton Academy)
- Raziq Sahala – Kabupaten Banjarnegara (PB Delta Klampok)







