KUDUS, Kaifanews – Kejuaraan cabang olahraga pencak silat dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah Kabupaten Kudus 2026. Kompetisi yang digelar di GOR Bung Karno Kudus tersebut diikuti ratusan atlet pelajar dari berbagai sekolah dan perguruan pencak silat di Kabupaten Kudus.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam ajang tersebut, atlet Persinas ASAD Kudus yang juga merupakan warga LDII Kudus tampil gemilang dengan meraih banyak medali di sejumlah kelas pertandingan. Kontingen Persinas ASAD Kudus menurunkan 10 atlet dan seluruhnya sukses membawa pulang medali.

Dari total perolehan medali, tujuh atlet berhasil menyabet emas, satu atlet meraih perak, sementara dua atlet lainnya memperoleh perunggu. Hasil tersebut menjadikan Persinas ASAD Kudus sebagai salah satu perguruan dengan raihan medali terbanyak pada POPDA tahun ini.

Ketua DPD LDII Kabupaten Kudus, Muhammad Asad, mengapresiasi pencapaian para atlet Persinas ASAD Kudus. Menurutnya, prestasi tersebut membuktikan bahwa pembinaan generasi muda melalui olahraga dapat berjalan seiring dengan pendidikan karakter dan pembentukan akhlak.

Ia menjelaskan, pencak silat tidak hanya melatih kemampuan fisik, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan sportivitas kepada para atlet muda. Prestasi yang diraih para atlet disebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar LDII Kudus karena para atlet tidak hanya diarahkan untuk berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga dibina karakter dalam kehidupan sehari-hari.

Muhammad Asad menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan rutin, pembinaan disiplin, serta pendampingan intensif para pelatih selama persiapan menghadapi POPDA. Menurutnya, kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan orang tua menjadi faktor penting di balik capaian tersebut.

Tujuh medali emas diraih oleh M. Abdul Dohir Kayyis, Al Ham Fardan, Sakti Satria Lubis, Septian Ramadhan, M. Rizqy Nashrulloh, M. Ja’far Husein, dan Baim Arkananta. Sementara medali perak dipersembahkan Dezka Aditya Rianto, sedangkan dua medali perunggu diraih Fighter Reyfal Sandi dan Naufal Khalish Pratama.

Sepanjang pertandingan, para atlet menunjukkan performa konsisten sejak babak penyisihan hingga final dengan teknik bertanding yang baik serta mental kompetisi yang kuat. Ia berharap para atlet tetap rendah hati, terus meningkatkan kemampuan, dan menjaga disiplin latihan agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi. (*)