KUDUS, Kaifanews — Enam peserta asal Kabupaten Kudus yang menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 menerima pentasyarufan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari BAZNAS Kabupaten Kudus.
Penyerahan berlangsung di Pringgitan Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat, 2 Oktober 2026. Prestasi tersebut menjadi catatan tersendiri karena para peserta tidak hanya membawa nama Kudus, tetapi juga turut berkontribusi mengantarkan Jawa Tengah meraih posisi juara II pada MTQ Nasional XXXI di Semarang.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengapresiasi capaian para peserta. Ia meminta prestasi tersebut menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kemampuan menghadapi ajang MTQ berikutnya.
“Alhamdulillah dari beberapa kategori kita memenangkan enam. Walaupun ada yang juara dua, juara tiga, semuanya membawa nama baik Kabupaten Kudus,” kata Sam’ani.
Menurutnya, pengalaman berlaga di tingkat nasional harus dimanfaatkan sebagai bekal untuk mempersiapkan diri lebih matang pada kompetisi selanjutnya.
“Semoga ini memberikan dorongan dan semangat kepada anak-anak didik kita. Persiapan yang baik dan pengalaman yang sudah didapat menjadi bekal agar pada MTQ berikutnya prestasi kita bisa meningkat,” ujarnya.
Sam’ani juga menilai capaian tersebut memperkuat identitas Kudus sebagai Kota Santri. Dukungan terhadap para qori dan generasi berprestasi di bidang keagamaan, lanjutnya, akan terus dilakukan melalui berbagai kegiatan pemerintah daerah.
Selain dukungan pembinaan, Pemkab Kudus juga akan memberikan ruang bagi para peserta berprestasi untuk tampil dalam sejumlah agenda keagamaan yang diselenggarakan pemerintah daerah.
“Kita akan terus mendukung dan memberdayakan teman-teman. Kalau ada kegiatan di Pemkab, kita undang sebagai qori untuk pembukaan atau acara-acara keagamaan di Kabupaten Kudus,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMP Tahfidz Ma’had Rahmad Yasin Bae, Muhammad Mas’ud, menyebut enam peserta asal Kudus berhasil masuk jajaran enam besar pada sejumlah cabang MTQ Nasional XXXI.
Enam capaian tersebut yakni juara II golongan Hifzh Sab’ah, juara III Kaligrafi Hiasan Mushaf, juara III Fahmil Qur’an, juara III Murottal Remaja, harapan II Kaligrafi Dekorasi, serta harapan III Kaligrafi Digital.
Mas’ud yang juga menjadi salah satu peserta menyebut capaian tersebut menjadi prestasi penting bagi Kudus. Menurutnya, kontribusi tersebut ikut mengantarkan Jawa Tengah mencatat sejarah dengan meraih posisi juara II pada MTQ Nasional.
“Ini merupakan prestasi yang luar biasa untuk Kabupaten Kudus dan baru pertama kali Kabupaten Kudus bisa berkontribusi besar. Semoga ke depannya adik-adik kita bisa menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.
Ia mengatakan prestasi tersebut juga menjadi modal untuk memperkuat kaderisasi peserta MTQ di Kudus.
“Insyaallah akan terus kita kawal untuk tahun-tahun yang akan datang, termasuk kaderisasi berikutnya,” tandasnya.
Diketahui, MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 berlangsung di Jawa Tengah dengan sejumlah cabang dan kategori perlombaan. Capaian peserta asal Kudus menjadi bagian dari torehan kontingen Jawa Tengah yang berhasil menempati posisi kedua dalam ajang tingkat nasional tersebut. (*)









