KUDUS, Kaifanews — Gelaran Hydroplus Soccer League All Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena (SSA) Rendeng, Kudus, tak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola putri usia muda yang seru. Kehadiran pelaku UMKM di area pertandingan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Salah satu yang ramai diserbu pembeli adalah stan Bakso Mriki & Roti Jadi milik Tabita Liana. Berbagai menu ditawarkan, mulai dari bakso, kentang, roti bakar, burger hingga aneka minuman dan kopi.
Liana mengungkapkan, dirinya telah menggeluti usaha kuliner tersebut sekitar dua tahun. Awalnya, ia hanya membantu usaha milik temannya setelah memutuskan pensiun dari pekerjaannya di salah satu bank swasta.
“Sudah sekitar dua tahunan. Awalnya saya hanya membantu usaha teman baikku. Kebetulan saya juga sudah pensiun dari BCA, akhirnya ikut mengembangkan usaha ini,” ujarnya pada Minggu 12 Juli 2026.

Menurutnya, kualitas menjadi alasan utama mengapa dagangannya banyak diminati. Ia memilih menggunakan daging lebih banyak dibandingkan tepung maupun perasa makanan dalam pembuatan bakso.
“Banyak bakso di luar yang campuran tepungnya lebih banyak, Kalau bakso kami lebih banyak dagingnya, bisa sampai 80 persen karena kami lebih mengutamakan kualitas supaya pelanggan puas,” katanya.
Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, mulai Rp10 ribu hingga Rp18 ribu per porsi.

Saat mengikuti berbagai kegiatan atau event besar, penjualannya terbilang fantastis. Dalam satu event, ia mengaku mampu menghabiskan sekitar 500 mangkuk bakso.
“Kalau ramai seperti ini, satu event bisa habis sekitar 500 mangkuk,” ungkapnya.
Selain berjualan di berbagai event, ia juga melayani pelanggan setiap hari di food court Museum Kretek, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Salah seorang pelanggan, Aris Setiawan, mengaku sengaja membeli bakso tersebut saat datang menyaksikan laga final sepak bola putri di Supersoccer Arena. Ia menilai cita rasa dan kualitas makanan yang disajikan layak dinikmati seluruh anggota keluarganya, termasuk anak-anak.
“Baksonya enak, dagingnya terasa. Saya juga merasa lebih tenang memberikan makanan ini untuk anak karena kualitasnya bagus. Harganya juga masih terjangkau,” ucap Aris.
Keberadaan UMKM di ajang Hydroplus Soccer League dinilai tidak hanya menambah semarak suasana pertandingan, tetapi juga menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas. (*)







