KUDUS, Kaifanews – Resepsi dan sarasehan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Kudus berlangsung hangat di Pendapa Wakil Bupati Kudus, Senin (16/2/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur mulai jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, pelaku usaha, organisasi masyarakat hingga mahasiswa.
Ketua PWI Kudus Saiful Annas menjelaskan bahwa kegiatan resepsi dan sarasehan menjadi ruang belajar bersama bagi insan pers sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.
“Kami ingin belajar bersama, menimba ilmu dengan menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, sekaligus mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pers memiliki tanggung jawab menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional sehingga diperlukan pemahaman yang utuh terhadap berbagai persoalan masyarakat.
“Kontrol sosial itu bagian dari tugas pers. Karena itu kami ingin teman-teman wartawan tidak belajar sendiri, tapi saling berbagi pengetahuan agar semakin profesional,” katanya.
Menurutnya, pemahaman yang baik akan membantu insan pers menjalankan peran sebagai penyampai informasi yang objektif sekaligus jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
“Dengan pemahaman yang jelas, kita bisa menjalankan tugas secara proporsional dan bermanfaat bagi publik,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kudus Samani Intakoris turut hadir dan menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi pers dalam pembangunan daerah.
Ia menilai peran media sangat penting dalam menjaga transparansi informasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Pers adalah mitra strategis pemerintah. Tanpa dukungan pers, komunikasi pembangunan tidak akan berjalan maksimal,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa kemajuan Kabupaten Kudus tidak terlepas dari peran pers sebagai penyambung informasi yang objektif dan edukatif kepada masyarakat.
“Kami berharap insan pers terus menjaga profesionalitas dan tetap menjadi kekuatan positif bagi kemajuan daerah,” tegasnya.
Acara resepsi dan sarasehan HPN 2026 tersebut juga diisi diskusi interaktif dengan narasumber dari unsur TNI dan legislatif. Diskusi membahas dinamika informasi publik, tantangan dunia jurnalistik di era digital, hingga pentingnya kolaborasi lintas sektor.
“Melalui momentum peringatan Hari Pers Nasional, insan pers di Kudus diharapkan semakin solid, profesional, dan mampu menjalankan fungsi edukasi, informasi, serta kontrol sosial secara berimbang demi mendukung pembangunan daerah yang transparan dan partisipatif,” tandasnya.








