JAKARTA — Grafik futsal Indonesia terus menanjak di panggung internasional. Dalam pembaruan terbaru FIFA World Ranking Futsal, Timnas Futsal Indonesia berhasil menembus peringkat 24 dunia dengan raihan 1.190,97 poin, sekaligus mengamankan posisi enam besar Asia.
Lonjakan ini menjadi cerminan nyata progres futsal nasional yang semakin konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Penampilan Tim Garuda di berbagai ajang regional hingga internasional tidak lagi sekadar kompetitif, tetapi mulai memberi dampak langsung pada posisi Indonesia di peta kekuatan futsal dunia.
Indonesia Mulai Diperhitungkan di Asia
Masuknya Indonesia ke jajaran enam besar Asia menandai perubahan status. Jika sebelumnya futsal Indonesia identik dengan kekuatan Asia Tenggara, kini Garuda Futsal mulai sejajar dengan tim-tim elite Asia.
Dalam daftar terbaru FIFA, Indonesia berada tepat di bawah Uzbekistan dan Vietnam, serta hanya terpaut tipis dari negara-negara dengan tradisi futsal kuat.
Peringkat Futsal Asia (FIFA):
- Iran — peringkat 5 dunia (1.484,23 poin)
- Thailand — peringkat 11 dunia (1.319,33 poin)
- Jepang — peringkat 13 dunia (1.282,47 poin)
- Vietnam — peringkat 20 dunia (1.201,03 poin)
- Uzbekistan — peringkat 22 dunia (1.195,21 poin)
- Indonesia — peringkat 24 dunia (1.190,97 poin)
Posisi ini menegaskan bahwa Indonesia kini bukan lagi kuda hitam, melainkan kekuatan baru yang mulai diperhitungkan di level Asia.
Peta Persaingan Global
Di tingkat dunia, puncak klasemen masih dikuasai negara-negara dengan sejarah panjang di futsal internasional. Brasil, Portugal, dan Spanyol tetap menjadi tolok ukur utama kekuatan futsal global.
10 Besar Ranking FIFA Futsal Dunia:
- Brasil – 1.674,04 poin
- Portugal – 1.536,17 poin
- Spanyol – 1.529,67 poin
- Argentina – 1.515,75 poin
- Iran – 1.484,23 poin
- Maroko – 1.481,26 poin
- Rusia – 1.435,77 poin
- Ukraina – 1.415,81 poin
- Kazakhstan – 1.400,60 poin
- Prancis – 1.357,50 poin
Faktor Kenaikan Peringkat
Peringkat FIFA futsal dihitung berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari hasil laga internasional, kualitas lawan yang dihadapi, stabilitas performa, hingga pencapaian di turnamen resmi.
Di bawah arahan Hector Souto, periode 2025–2026 menjadi fase krusial bagi perkembangan Timnas Futsal Indonesia. Sejumlah hasil positif di level Asia dan regional berkontribusi besar terhadap lonjakan peringkat ini.
Modal Menuju Level Lebih Tinggi
Dengan posisi ke-24 dunia, Indonesia kini berdiri sejajar dengan negara-negara futsal mapan Asia. Capaian ini membuka peluang lebih besar untuk bersaing di turnamen level atas, sekaligus menjadi fondasi penting menuju target jangka panjang futsal nasional di kancah global.








