KUDUS, Kaifanews — Di tengah perkembangan teknologi otomotif yang semakin pesat, bengkel yang mampu mempertahankan kepercayaan pelanggan selama puluhan tahun menjadi bukti pentingnya pengalaman dan kualitas layanan.
Salah satunya Bengkel EFI-Matic yang berlokasi di Jalan Pattimura, Jalan GOR Wergu Wetan Timur, Mlati Kidul, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, yang telah melayani perawatan dan perbaikan kendaraan sejak tahun 2000.
Pemilik Bengkel EFI-Matic, Rois, menuturkan bahwa usahanya dirintis dari nol dan hingga kini tetap fokus menangani berbagai kebutuhan perawatan kendaraan, khususnya mobil-mobil produksi Jepang.

Saat ditemui di bengkelnya bersama dua anak serta para karyawannya, Rois mengatakan pengalaman selama lebih dari dua dekade menjadi modal utama dalam menangani beragam persoalan kendaraan.
“Kami menangani perawatan berkala, perbaikan mesin, overhaul mesin, sampai perbaikan transmisi matic. Fokus kami memang mobil-mobil Jepang,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai merek kendaraan datang silih berganti ke bengkel tersebut. Namun, mobil Toyota menjadi salah satu yang paling sering masuk untuk perawatan maupun perbaikan.
“Kalau yang paling sering masuk ya Toyota. Salah satu penyebabnya karena usia kendaraan yang sudah cukup lama sehingga membutuhkan perawatan lebih rutin,” katanya.
Saat ditanya urutan yang paling sering masuk untuk melakukan perawatan atau perbaikan, selain Toyota, Rois menyebut pabrikan Jepangan lain juga masuk ke bengkelnya.
“Urutan yang sering masuk bengkel itu dikami ada Toyota, Suzuki, Honda dan Daihatsu. Selain karena perawatan usia, mobil baru yang kurang diperhatikan kesehatan mesinnya juga dikerjakan disini,” sebutnya.

Untuk kendaraan bertransmisi otomatis, keluhan yang diterima cukup beragam. Mulai dari mobil yang tidak bisa mundur, perpindahan gigi terasa kasar, muncul hentakan saat perpindahan transmisi, hingga kendaraan yang tidak dapat berjalan normal.
Sementara pada sektor mesin, masalah yang sering ditemui antara lain overheat atau panas berlebih serta suara mesin yang kasar. Penanganannya pun disesuaikan dengan tingkat kerusakan.
“Kalau overheat biasanya bongkar sebagian untuk pengecekan. Tapi kalau suara mesin sudah kasar dan kerusakannya berat, bisa sampai bongkar total,” jelasnya.
Meski dikenal sebagai bengkel spesialis transmisi otomatis, EFI-Matic juga melayani kendaraan transmisi manual serta berbagai pekerjaan permesinan lainnya. Dalam sehari, jumlah kendaraan yang masuk tidak menentu.
“Kadang bisa sampai 10 mobil dalam sehari. Kalau pekerjaan ringan bisa selesai hari itu juga, tapi kalau kerusakan berat biasanya harus menginap beberapa hari,” paparnya.
Untuk mendukung layanan yang cepat, bengkel tersebut juga menyediakan berbagai kebutuhan perawatan kendaraan seperti oli mesin, oli rem, oli transmisi matic, kampas rem, serta sejumlah suku cadang yang umum dibutuhkan pelanggan.
“Kebutuhan untuk perawatan berkala kami usahakan lengkap, sehingga pelanggan tidak perlu mencari sparepart ke tempat lain,” ucapnya.
Saat ini, Rois mengaku mulai membatasi jumlah pekerjaan yang diterima. Selain mempertimbangkan waktu pengerjaan, ia juga ingin memastikan setiap kendaraan mendapatkan penanganan yang maksimal.
“Yang penting pekerjaan bisa selesai dengan baik dan pelanggan puas dengan hasilnya,” tandasnya.
Sebagai informasi, bengkel EFI-Matic mulai buka dari pukul 08.00-16.30 pada hari Senin hingga Sabtu. (*)








