KUDUS, Kaifanews – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mendampingi Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam kunjungan kerja ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Jumat (26/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau kesiapan dan pengelolaan sampah selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang biasanya diiringi peningkatan volume sampah secara signifikan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup menyoroti sistem pengelolaan sampah di TPA Tanjungrejo yang masih menggunakan metode open dumping atau pembuangan terbuka. Sistem ini dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, seperti pencemaran tanah, air, dan udara, sehingga membutuhkan langkah perbaikan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kudus menyatakan komitmennya untuk melakukan pembenahan tata kelola TPA secara bertahap. Upaya perbaikan yang direncanakan antara lain penutupan timbunan sampah dengan tanah, pengendalian dan pengolahan air lindi agar tidak mencemari lingkungan sekitar, serta penanganan mikroplastik yang menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan sampah modern.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kudus terus memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta dalam mengurangi beban sampah yang masuk ke TPA. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pengembangan Refuse Derived Fuel (RDF) bekerja sama dengan PT Pura dan PT Semen Gresik, yang memanfaatkan sampah sebagai bahan bakar alternatif.

Di sektor pengelolaan sampah organik, Pemkab Kudus juga menggandeng PT Djarum untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah organik agar memiliki nilai guna dan mengurangi timbunan sampah. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mendorong transformasi sistem pengelolaan sampah di Kudus menuju konsep yang lebih modern, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Pemkab Kudus menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dalam pengelolaan sampah, tidak hanya dalam menghadapi lonjakan sampah saat Nataru, tetapi juga sebagai bagian dari upaya jangka panjang menjaga kelestarian lingkungan dan kualitas hidup masyarakat. (Mr)