JEPARA, Kaifanews – Mengawali tahun dengan tekad baru, Persijap Jepara berambisi membuka jalan kebangkitan. Tantangan berat langsung menanti ketika Laskar Kalinyamat harus melawat ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, untuk menghadapi Persija Jakarta pada laga sore ini.
Bagi Persijap, duel kontra Macan Kemayoran bukan sekadar pertandingan bergengsi. Laga ini dipandang sebagai titik balik penting untuk memulihkan kepercayaan diri tim sekaligus memperbaiki posisi agar menjauh dari ancaman degradasi.
Pelatih Persijap, Divaldo Da Silva Teixeira Alves, menegaskan timnya datang ke ibu kota dengan persiapan matang. Kekalahan telak 0-4 dari Persebaya Surabaya pada pertandingan sebelumnya dijadikan bahan introspeksi menyeluruh.
“Kami melakukan evaluasi total, bukan hanya soal fisik, tetapi juga taktik dan mental pemain. Itu penting agar tim bisa bangkit,” kata Divaldo.
Ia menilai respons para pemain selama latihan cukup menggembirakan. Intensitas latihan meningkat, komunikasi antarlini semakin padu, dan kekompakan tim terus terbangun.
“Semangat juang pemain sangat terasa. Atmosfer tim positif dan kami berada di jalur yang tepat,” lanjutnya.
Bermain di kandang sendiri dengan dukungan ribuan suporter, Persija jelas berada di atas angin. Namun, Divaldo memastikan anak asuhnya tidak akan gentar menghadapi tekanan besar di SUGBK.
“Kami paham kondisi Persija. Mereka sempat kalah, lalu meraih kemenangan besar. Bermain di depan pendukungnya tentu membuat mereka semakin termotivasi,” ujarnya.
Meski begitu, Persijap melihat adanya peluang. Absennya gelandang kreatif Persija, Fábio da Silva Calonego, disebut bisa menjadi keuntungan bagi tim tamu. Sosok tersebut dikenal berperan penting dalam mengatur ritme permainan Persija.
“Dia pemain kunci. Ketidakhadirannya bisa membuka celah bagi kami,” tegas Divaldo.
Menghadapi lawan dengan karakter permainan agresif dan variasi serangan yang beragam, Persijap dituntut tampil disiplin sejak menit awal hingga akhir laga. Kekompakan dan fokus selama 90 menit disebut sebagai kunci utama.
“Saya sudah mempelajari permainan Persija. Jika pemain menjalankan rencana dengan disiplin, mereka tidak akan mudah mencetak gol,” jelasnya.
Divaldo juga menekankan bahwa di sepak bola tidak ada tim yang selalu superior. Dengan keyakinan dan eksekusi yang tepat, hasil positif tetap bisa diraih.
“Dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi. Tim besar pun bisa terpeleset,” ucapnya optimistis.
Keyakinan serupa datang dari pemain Persijap, Wahyudi Hamisi. Ia menilai laga di GBK justru menjadi sumber motivasi tambahan bagi seluruh tim, terutama setelah hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya.
“Bermain di GBK memang berat, tapi Persijap bukan tim yang mudah dikalahkan,” kata Wahyudi.
Ia mengakui Persija memiliki permainan cepat dan agresif. Namun, pengalaman serta semangat juang Persijap diyakini bisa menjadi pembeda.
“Kami sadar masih berada di papan bawah. Justru kondisi itu yang membuat kami semakin termotivasi untuk mencuri poin,” pungkasnya.
Prediksi Susunan Pemain;
Persijap Jepara (3-4-3): Sendri Johansyah; Rahmat Hidayat, Fikron Afriyanto, Diogo Brito; Elvis Sakyi,
Rizki Hidayat, Adzikry Fadillah, Wahyu Hamisi; Carlos Franca, Sudi Abdallah, Alexis Gomez
Pelatih: Divaldo Alves
Persija Jakarta (4-2-3-1): Carlos Eduardo; Bruno Tubarao, Jordi Amat, Rizky Ridho, Dony Tri
Pamungkas; Sousa, Hanif Sjahbandi; Allano, Witan Sulaeman, Maxwell; Eksel Runtukahu
Pelatih: Mauricio Souza








