KUDUS, Kaifanews – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Pegunungan Muria berujung pada rusaknya infrastruktur penghubung menuju kawasan ziarah Sunan Muria. Jembatan di sisi barat portal Colo, Kabupaten Kudus, dilaporkan runtuh sebagian pada Jumat (9/1) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tekanan arus sungai yang meningkat drastis sejak sore hari membuat struktur jembatan tidak mampu menahan beban. Aliran air yang deras mengikis bagian bawah jembatan hingga menyebabkan badan jalan amblas.

Peristiwa tersebut berdampak langsung pada dua kendaraan yang melintas, yakni sebuah truk dan satu mobil penumpang, yang jatuh ke sungai di bawah jembatan. Warga sekitar bersama relawan bergerak cepat mengevakuasi seluruh penumpang dan pengemudi. Tidak ada laporan korban meninggal maupun luka dalam kejadian ini.

Pasca-insiden, kepolisian segera melakukan penutupan dan pengaturan ulang arus lalu lintas menuju kawasan wisata religi Sunan Muria. Area sekitar jembatan yang rusak dipasangi barikade pengaman serta garis polisi guna mencegah kendaraan mendekat ke lokasi berbahaya.

Petugas gabungan dari kepolisian, relawan, dan masyarakat setempat juga disiagakan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Bus besar dari arah barat dengan kapasitas lebih dari 40 penumpang diminta berhenti dan parkir di Terminal Bakalan Krapyak, sementara pengunjung dari arah timur dialihkan melewati jalur Pati–Gembong.

Hingga Jumat malam, akses utama menuju Makam Sunan Muria masih belum dapat digunakan dan penanganan di lokasi terus dilakukan oleh pihak terkait.