KUDUS, Kaifanews – Persiku Kudus bakal menghadapi panggung pertaruhan besar yang dijadwalkan menjamu Persiba Balikpapan dalam lanjutan Liga 2 Championship di Stadion Gor Wergu Wetan Kudus, Minggu (18/1/2026) sore.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Persiku datang dengan modal kepercayaan diri setelah membawa pulang tiga poin dari Palu. Kemenangan tersebut menjadi suntikan moral bagi Laskar Macan Muria untuk menjaga peluang dan keluar dari kepungan persaingan ketat di papan bawah klasemen.

Pelatih Persiku Bambang Pujo Sumantri mengakui persiapan timnya tak sepenuhnya ideal akibat cuaca. Namun, ia menilai semangat pemain justru meningkat jelang laga penting ini.

“Alhamdulillah, kemarin di Palu kita dapat tiga poin. Walaupun persiapan lawan Persiba Balikpapan terkendala hujan, anak-anak tetap antusias,” ujar Bambang, Sabtu (17/1/2026).

Ia menyebut kemenangan sebelumnya memantik ambisi skuadnya untuk mencatat hasil positif kedua secara beruntun.

“Anak-anak ingin merasakan dua kali kemenangan berturut-turut,” katanya.

Optimisme serupa datang dari pemain asing Persiku, Igor Henrique da Silva. Menurutnya, tim sudah siap tempur dan bertekad menampilkan permainan terbaik di hadapan publik Kudus.

“Persiapan sangat bagus. Kami siap memberikan permainan terbaik untuk Kudus,” ungkap Igor.

Di sisi lain, Persiba Balikpapan datang dengan pendekatan berbeda. Pelatih Leo Tupamahu mengakui laga di Kudus sangat krusial, namun memilih meredam tekanan berlebih kepada anak asuhnya.

“Situasi ini memang tidak bisa dipungkiri, tapi saya tidak mau menambah beban pemain. Mereka sudah cukup merasakan tekanan,” ujar Leo.

Ia berharap para pemain fokus menjalankan rencana permainan tanpa terbebani target yang berlebihan dan juga menilai posisi Persiba dan Persiku sama-sama berada di bawah tekanan.

“Yang saya minta sederhana, pemain bisa menjalankan instruksi dengan baik dan apa yang ingin kami mainkan bisa berjalan maksimal,” katanya.

“Situasinya kita sama, Kudus juga ketat. Tanpa saya bilang pun, pemain sudah tahu kondisi tim seperti apa dan harus bagaimana,” lanjutnya.

Menjelang laga, Persiba melakukan perombakan dengan mendatangkan dua pemain lokal anyar. Meski waktu adaptasi singkat, Leo berharap tambahan tersebut bisa memberi dampak positif.

“Waktunya memang mepet, tapi saya harap mereka bisa tampil dan menunjukkan permainan terbaik,” tambahnya.

Ketika peluit kick-off dibunyikan, Wergu Wetan akan menjadi saksi apakah Persiku mampu melanjutkan momentum dan mengamankan kemenangan kandang, atau Persiba justru mencuri poin penting di tengah tekanan yang sama-sama menghimpit kedua tim.