JAKARTA, Kaifanews – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan rencana besar untuk merevolusi kualitas pendidikan tinggi nasional dengan membangun 10 universitas unggulan baru berstandar dunia. Dalam proyek ambisius ini, Pemerintah Indonesia secara resmi menggandeng Inggris sebagai mitra strategis untuk mengadopsi standar akademik tertinggi di bidang kedokteran, sains, hingga teknologi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Fokus utama dari 10 universitas baru ini adalah mencetak tenaga ahli di bidang-bidang krusial, meliputi kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, teknologi, dan sains murni. Prabowo juga menyampaikan, dalam pembangunan 10 kampus ini Indonesia akan menggandeng Inggris.

“Saya ingin menggunakan standar Inggris, yaitu standar pendidikan tertinggi dari universitas-universitas terbaik di Inggris,” kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo memberi bocoran, universitas ini akan membebaskan biaya pendidikan untuk mahasiswa. Hanya calon mahasiswa dengan kemampuan terbaik yang bisa masuk.

Tak hanya warga Indonesia, universitas ini dapat menerima dosen atau profesor dari luar negeri.

“Jadi, kita ingin mempercepat, kita ingin mengejar, kita harus punya tingkat pendidikan yang setinggi-tingginya, sederajat dengan yang terbaik di dunia,” katanya.

Presiden yakin universitas-universitas tersebut dapat menerima mahasiswa baru mulai tahun 2028. Ia menyatakan pihaknya mengusahakan kerja sama yang baik untuk mewujudkan kampus kedokteran-sains ini.

“Dan pada awal tahun 2028, kita bisa memiliki kelompok pertama di Indonesia,” kata Prabowo.

“Jadi, rencananya adalah untuk membangun sebuah kawasan yang terdiri dari universitas-universitas ini, dan kita harus menjamin kualitas hidup, keselamatan, dan keamanan seluruh kampus agar menarik bagi dosen asing untuk bekerja di Indonesia,” sambungnya.