Kaifanews.com – Persaingan perebutan gelar juara La Liga 2026 kini memasuki titik didih setelah Barcelona secara dramatis kembali mengudeta posisi puncak klasemen dari tangan Real Madrid, Senin (26/1). Hanya berselang 24 jam setelah Madrid menduduki singgasana usai menekuk Villarreal, armada Blaugrana menunjukkan mentalitas baja dengan memetik kemenangan krusial yang membawa mereka mengoleksi 52 poin.
Gol tunggal dari Dani Olmo di babak kedua menjadi pembeda sekaligus penegas bahwa perburuan gelar musim ini akan menjadi salah satu yang paling sengit dalam satu dekade terakhir, di mana kedua rival abadi ini kini hanya terpaut margin tipis satu angka.
Pertandingan berjalan penuh tekanan bagi Barcelona. Real Madrid yang sempat mencicipi posisi puncak selama sehari penuh memberikan tekanan psikologis yang nyata bagi anak asuh Hansi Flick.
Di babak pertama, Barcelona tampak kesulitan menembus barisan pertahanan lawan yang bermain sangat rapat, membuat laga sempat berjalan buntu dan penuh rasa frustrasi bagi publik tuan rumah.
Namun, ketenangan menjadi kunci bagi Barcelona. Alih-alih bermain terburu-buru akibat tekanan rival, mereka tetap disiplin menjalankan skema permainan pendek dari kaki ke kaki. Strategi ini akhirnya membuahkan hasil di babak kedua.
Melalui aksi individu yang cerdik, Dani Olmo berhasil memecah kebuntuan dan memastikan raihan tiga poin penuh yang sangat berharga.
“Persaingan musim ini sangat gila. Kami tahu Madrid menang kemarin, tapi kami tidak boleh kehilangan fokus. Kemenangan ini adalah tentang kesabaran dan mentalitas kuat,” ujar Hansi Flick.
Kemenangan ini membawa narasi baru dalam persaingan La Liga. Real Madrid dengan 51 poin kini harus rela kembali ke posisi kedua, mengintai setiap celah kesalahan yang mungkin dilakukan Barcelona. Fenomena “saling sikut” ini diprediksi akan terus berlangsung hingga akhir musim, mengingat performa kedua tim yang sedang berada di puncak konsistensi.
Update Klasemen Papan Atas La Liga (Per 26 Januari 2026)
| Posisi | Klub | Main | Poin | Selisih Gol |
| 1 | Barcelona | 21 | 52 | +34 |
| 2 | Real Madrid | 21 | 51 | +31 |
| 3 | Atletico Madrid | 21 | 44 | +18 |
| 4 | Real Sociedad | 21 | 40 | +12 |
Bagi Barcelona, kemampuan merespons tekanan Madrid dengan kemenangan adalah bukti bahwa mereka bukan hanya unggul secara teknis, tetapi juga secara psikologis. Kini, dengan status sebagai pemimpin klasemen, beban untuk mempertahankan posisi berada di pundak Barcelona saat kompetisi memasuki paruh kedua yang semakin krusial.








