KUDUS, Kaifanews – Liga PSSI Putri U-15 yang digelar di Stadion Joyokusumo, Kabupaten Pati, resmi ditutup dengan kemenangan gemilang JAMKID FC (Jambean Kidul) Sabtu (27/12). Pada partai final, JAMKID FC sukses menundukkan Al Asyiq Pundenrejo dengan skor 2–0 dan memastikan diri sebagai juara pertama turnamen sepak bola putri kelompok usia 15 tahun tersebut.
Sejak menit awal pertandingan, JAMKID FC tampil solid dan disiplin. Dua gol yang tercipta di laga puncak menjadi bukti dominasi permainan tim asal Desa Jambean Kidul itu. Keseimbangan antara lini serang dan pertahanan membuat JAMKID FC mampu mengendalikan jalannya laga hingga peluit akhir dibunyikan.

Performa luar biasa juga ditunjukkan oleh penjaga gawang JAMKID FC, Faiha. Kiper muda tersebut mencatatkan prestasi istimewa dengan predikat clean sheet, setelah berhasil menjaga gawangnya tanpa kebobolan sejak babak penyisihan grup hingga final. Konsistensi dan ketenangan Faiha di bawah mistar menjadi salah satu kunci keberhasilan JAMKID FC meraih gelar juara.
Manajer Tim JAMKID FC, Priyanto, menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar hasil instan, melainkan buah dari proses pembinaan berkelanjutan di tingkat desa.
“Kami tetap membina bakat sepak bola dari Desa Jambean Kidul untuk jenjang yang lebih nasional. Bukan tidak mungkin dari pemain-pemain desa kami kelak lahir pemain nasional. Karena itu, kami akan terus memperjuangkan dan membina bibit-bibit baru sepak bola wanita, khususnya di Kota Pati dan Desa Jambean Kidul,” ujar Priyanto.
Atas pencapaian tersebut, JAMKID FC berhak membawa pulang piala juara dari PSSI Kota Pati serta menerima uang pembinaan. Liga PSSI Putri U-15 ini menjadi momentum penting dalam pengembangan sepak bola wanita usia dini di daerah, sekaligus mempertegas peran desa sebagai fondasi lahirnya atlet-atlet berprestasi di level yang lebih tinggi. (AK)






