KUDUS – Persiapan jelang tradisi Dandangan kembali digerakkan oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus. Salah satu fokusnya adalah penataan area dan penempatan ratusan pedagang yang akan meramaikan agenda budaya tahunan tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Plh Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Djati Solechah, bersama Kabid PKL Imam Prayitno, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menggelar beberapa kali rapat koordinasi. Hasilnya, sebanyak 440 gerai disediakan untuk pelaku usaha yang ingin ikut serta. Dari total itu, 72 persen kuota dialokasikan khusus bagi pedagang lokal, sebagai upaya memberi ruang lebih besar bagi warga Kudus.

Meski demikian, Djati memastikan pedagang luar daerah tetap diberi kesempatan.

“Kehadiran pedagang dari kota lain bisa memunculkan variasi produk, menambah keramaian, sekaligus menjadi ajang bertukar ide dan inovasi,” jelasnya.

Area pasar malam Dandangan tahun ini membentang di Jalan Sunan Kudus hingga perempatan Jember. Menurut Imam, pemerintah ingin momentum Dandangan menjadi sarana penguatan UMKM, terutama dalam mempromosikan produk khas Kudus.

“Ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga pengungkit ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Tradisi Dandangan akan digelar 10 Februari 2026 hingga jelang memasuki Ramadan. Adapun pendaftaran UMKM dibuka mulai 20 Januari 2026.

Untuk mengurai kepadatan, dinas juga menyiapkan kantong parkir di sejumlah titik: Jalan A. Yani, Jalan Ramelan, Pangeran Puger, Madureksan, Kiai Telingsing, Wahid Hasyim, KH A. Dahlan, hingga kawasan Menara Kudus. (Mr)