KUDUS, Kaifanews — Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Kudus yang akan berlaga di Pesta Siaga Tingkat Kwarda Jawa Tengah 2026. Pelepasan digelar di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa 12 Mei 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Bupati dalam sambutannya kepada peserta Pramuka Pesta Siaga. Dok. Yani Alqudsy/Kaifanews

Sebanyak 37 pramuka siaga dari dua barung putra dan dua barung putri diberangkatkan menuju Puskepram Candrabirawa, Semarang. Kontingen tersebut berasal dari MIN Kudus, MI NU Baitul Mukminin, dan MI Pendidikan Islam, serta SD 3 Panjunan. Mereka akan mengikuti rangkaian lomba pada 16-17 Mei 2026 dengan membawa semangat SEHAT: Santun, Edukatif, Harmoni, Adaptif, Terampil.

Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani Intakoris menyebut bahwa kepramukaan sebagai pondasi kepemimpinan.

“Sebagai pramuka siaga, kegiatan pramuka merupakan bekal yang sangat baik bagi anak-anak untuk menjadi pemimpin-pemimpin hebat di masa depan,” ujarnya.

Bupati juga berpesan agar tema SEHAT benar-benar dihayati.

“Pramuka di mana pun harus selalu merasa senang, bahagia, dan sesuai tema pesta siaga kali ini: Santun, Edukatif, Harmoni, Adaptif, Terampil. Tentunya bukan sebatas teman atau slogan. Tapi sesuatu yang nyata dirasakan para peserta di dalam kepramukaan,” tegasnya.

Aura bahagia juga dijumpai dari deretan kursi pembina atau pendamping yanh turut mengantarkan para peserta ke pendopo, Kaifanews menjumpai Ibu Muyasaroh, Pembina Pramuka dari MI NU Baitul Mukminin yang mengungkapkan rasa bangganya,

“Saya sebagai pembina merasa bangga melihat nanda-nanda bisa mewakili Kwarcab Kudus dalam Pesta Siaga Kwarda Jateng. Dengan seragam pramuka kebanggaan, wajah nanda-nanda terlihat penuh semangat dan gembira,” katanya.

Kontingen MIN Kudus dan MI NU Baitul Mukminin. Dok. Kaifanews

Menurutnya, pelepasan oleh Bupati menjadi pengingat akan tanggung jawab besar.

“Bukan sekadar membawa mereka ke arena Pesta Siaga Kwarda Jawa Tengah, tapi tanggung jawab membawa nama baik Kwarcab Kudus. Pramuka bukan soal menang, tapi tentang berani mencoba, saling membantu antar sesama, dan menjaga nama baik,” pungkas Pembina dari MI Baitul Mukminin itu. (*)