KUDUS, KAIFANEWS.COM – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan pentingnya peran kegiatan seni dan hobi seperti Kontes dan Pameran Bonsai Nasional Piala Bupati Kudus 2025 dalam memperkuat ekonomi kreatif dan sektor pariwisata daerah.
Ajang yang digelar di Balai Jagong, kompleks Stadion Wergu Wetan, Kudus, itu menjadi wadah bagi para pecinta bonsai dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah 13 tahun vakum, event bertajuk “The Greatness of Kudus Bonsai Observers” kembali digelar dengan menghadirkan 555 bonsai dari peserta lintas provinsi, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, hingga Kalimantan.

Bupati Sam’ani yang membuka secara resmi kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan komunitas bonsai yang telah memeriahkan ajang nasional tersebut.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menumbuhkan semangat seni dan kreativitas, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi lokal dan pariwisata Kudus,” ujar Sam’ani, dikutip dari Radar Kudus, Sabtu (25/10/2025).
Menurutnya, keberhasilan Kudus menjadi tuan rumah pameran bonsai tingkat nasional menunjukkan bahwa daerah memiliki potensi besar dalam menyelenggarakan event kreatif berskala nasional. Ia juga berharap kegiatan ini bisa berlanjut secara rutin dan menjadi agenda tahunan.
“Event seperti ini menjadi momentum untuk memperkenalkan Kudus dari sisi lain—bukan hanya sebagai kota santri dan industri, tetapi juga sebagai kota kreatif yang mencintai alam dan seni,” lanjutnya.
Selain kontes, acara juga menghadirkan 16 stan bursa bonsai serta pelatihan untuk pelajar guna mengenalkan seni bonsai sejak dini. Bupati menyebut, hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan dan pelestarian tanaman lokal.
“Bonsai mengajarkan kesabaran dan cinta terhadap alam. Nilai-nilai itu sejalan dengan visi pembangunan Kudus yang berkelanjutan,” pungkasnya. (UR)








