Jakarta, Kaifanews.com – Langkah tegas Polri dalam memberantas peredaran narkoba mendapat dukungan penuh dari kalangan mahasiswa Nahdlatul Ulama. Presidium Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) menyampaikan apresiasi tinggi atas aksi pemusnahan barang bukti narkotika bernilai fantastis hingga Rp29 triliun, yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Rabu (29/10).
Ketua BEM PTNU, Ahmad Bahur Rifqi, menyebut kegiatan tersebut bukan hanya simbol keberhasilan penegakan hukum, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.
“Kami sangat mengapresiasi inisiasi dari Polri. Kegiatan ini sangat bagus dan kami mendukung penuh, karena dengan pemusnahan barang bukti narkoba ini, kita sedang menyelamatkan masa depan bangsa,” ujar Ahmad Bahur Rifqi.
Ia menegaskan, pemberantasan narkoba tidak boleh berhenti di tataran seremonial, melainkan harus terus berlanjut sebagai gerakan nasional yang melibatkan semua elemen bangsa — mulai dari aparat, masyarakat, hingga dunia kampus.
“Kami berharap langkah seperti ini menjadi semangat bersama untuk seluruh lembaga negara agar terus mengungkap dan memutus jaringan sindikat narkoba,” lanjutnya.
Ahmad Bahur Rifqi juga menegaskan bahwa mahasiswa Nahdlatul Ulama di seluruh Indonesia siap berada di garda terdepan mendukung upaya Polri dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“BEM PTNU se-Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap Polri dan seluruh jajarannya. Kami siap bersinergi dalam menjaga Indonesia agar terbebas dari narkoba,” tegasnya.
Aksi pemusnahan barang bukti narkoba bernilai Rp29 triliun ini menjadi tonggak penting dalam perang melawan narkotika. Selain menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat sipil — termasuk kalangan mahasiswa — dalam menjaga masa depan bangsa dari kehancuran akibat narkoba.(nooro)








