JAYAPURA – Upaya Persiku Kudus untuk bangkit di Liga 2 2025/2026 kembali menemui jalan terjal. Bertandang ke markas Persipura Jayapura di Stadion Lukas Enembe, Jumat (7/11), Macan Muria harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 1-0.

Gol tunggal Persipura dicetak oleh Matheus Vieira da Silva pada menit ke-39 melalui titik penalti. Tendangan terarahnya gagal diantisipasi kiper Persiku Kudus dan menjadi satu-satunya gol yang tercipta sepanjang laga.

Meski tampil di bawah tekanan, Persiku sesekali mencoba keluar dari tekanan dengan serangan balik cepat. Namun, barisan depan Persiku belum mampu memanfaatkan peluang menjadi gol. Solidnya pertahanan Persipura membuat upaya tim tamu kerap kandas sebelum mencapai kotak penalti.

Pelatih Persiku mengakui anak asuhnya masih perlu meningkatkan fokus dan ketenangan, terutama saat menghadapi tim besar di laga tandang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Anak-anak sudah berjuang maksimal, tapi kehilangan konsentrasi di momen penting membuat kami harus membayar mahal,” ujarnya usai pertandingan.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Persiku di Grup 2 Liga 2 musim ini. Hingga pekan ke-9, Persiku baru mengumpulkan 4 poin dari sembilan pertandingan dan kini tertahan di posisi ke-9 klasemen sementara.

Situasi ini membuat Persiku harus segera berbenah jika ingin keluar dari tekanan zona bawah. Laga-laga berikutnya menjadi krusial untuk mengembalikan kepercayaan diri tim serta dukungan suporter Macan Muria.

Sementara itu, kemenangan ini membuat Persipura Jayapura naik ke posisi keempat klasemen dengan koleksi 17 poin, hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen PSS Sleman.

Meski kalah, Persiku Kudus bertekad menjadikan hasil di Jayapura sebagai pelajaran penting untuk bangkit di laga berikutnya. “Kami akan evaluasi total, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan transisi bertahan. Masih ada waktu untuk memperbaiki posisi,” tegas sang pelatih.

Macan Muria kini fokus menatap laga kandang selanjutnya yang menjadi momentum penting untuk memutus rentetan hasil minor dan mengembalikan semangat juang tim kebanggaan warga Kudus itu. (Mr)