KUDUS – Upaya pencarian terhadap warga Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kudus, berinisial DF (30), yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (1/11), akhirnya berujung duka. Setelah hampir sepekan menghilang, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pegunungan Patiayam, Sabtu (8/11).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut keterangan Kasi Kedaruratan BPBD Kudus Ahmad Munaji, DF diduga mengalami demensia, sehingga tersesat di area perbukitan Patiayam.

“Korban sempat dilaporkan keluar rumah dengan berjalan kaki sekitar pukul 09.00 WIB, kemudian tidak kembali,” ujarnya.

Awal Laporan dan Pencarian
Keluarga sempat melakukan pencarian mandiri dan memperoleh informasi bahwa korban terlihat di sekitar kawasan Logung barat Bukit Patiayam, bahkan sempat mampir di salah satu warung di Desa Tanjungrejo. Setelah beberapa hari tanpa hasil, keluarga meminta bantuan tim 112 BPBD Kudus pada Kamis (6/11).

Menindaklanjuti laporan tersebut, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi dimulai pada Jumat (7/11). Pada hari pertama, tim gabungan melakukan penyisiran dengan berjalan kaki sejauh radius satu kilometer dari titik terakhir korban terlihat.

Sekitar pukul 13.00 WIB, tim mendapat informasi dari ketua RW setempat yang mengaku sempat melihat korban di timur Bumi Perkemahan Karangsubur, Desa Klaling. Operasi pun diperluas hingga radius lima kilometer menuju Desa Sukobubuk, Pati, namun hingga sore hari pukul 17.00 WIB, hasilnya masih nihil. Pencarian dihentikan sementara karena kondisi mulai gelap.

Hari Kedua: Penemuan Korban
Pencarian dilanjutkan kembali Sabtu (8/11) pukul 07.00 WIB dengan melibatkan 25 personel yang dibagi dalam dua tim. Tim bergerak menggunakan motor trail menyusuri medan perbukitan. Sekitar pukul 09.00 WIB, seorang warga yang tengah mencari rumput melaporkan penemuan mayat dengan ciri-ciri menyerupai korban.

Tim SAR segera menuju lokasi dan memastikan bahwa jenazah tersebut memang DF. Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup, sekitar 700 meter di utara posko pencarian SAR Bumi Perkemahan Karangsubur.

Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah tidak bernyawa dan wajahnya sulit dikenali.
Petugas segera berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Kudus untuk melakukan identifikasi dan evakuasi. Sekitar pukul 10.07 WIB, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Kami turut berbelasungkawa atas musibah ini,” tutur Munaji. (Mr)