KUDUS – Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memberikan pengarahan kepada jajaran Pemerintah Kecamatan Dawe pada Selasa (11/11/2025). Dalam arahannya, bupati mendorong pendampingan aktif dalam penyusunan APBDes agar setiap program desa berjalan transparan dan terhindar dari penyimpangan.
“Pendampingan dalam penyusunan APBDes sangat penting agar tidak ada program yang keluar jalur. Kita ingin memastikan semua berjalan transparan dan akuntabel,” tegas Bupati Sam’ani.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi wilayah tetap kondusif, mengelola sampah secara berkelanjutan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui pemberdayaan Taruna Siaga Bencana (Tagana).
“Kita harus ciptakan lingkungan yang aman dan bersih. Kesiapsiagaan terhadap bencana juga jangan diabaikan. Tagana harus terus diberdayakan,” pesannya.
Selain itu, Bupati Sam’ani memberikan dukungan penuh terhadap program Koperasi Desa Merah Putih dengan mewajibkan seluruh ASN menjadi anggotanya. Ia bahkan menegaskan, ASN yang tidak berpartisipasi akan dipanggil untuk mengikuti apel di Pendapa.
“Saya tekankan, semua ASN wajib ikut Koperasi Desa Merah Putih. Kalau ada yang tidak ikut, nanti kita apelkan di Pendapa,” ujarnya dengan tegas.
Di akhir arahannya, bupati mengajak seluruh jajaran untuk mendukung dan menyukseskan program Kecamatan Berdaya yang digagas oleh Gubernur Jawa Tengah.
“Program Kecamatan Berdaya adalah bentuk sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Mari kita dukung bersama demi kemajuan masyarakat Kudus,” pungkasnya. (Mr)








