Kaifanews – AKTOR laga legendaris Jackie Chan kembali menjadi korban berita bohong setelah unggahan di Facebook dan X (Twitter) pada 10 November 2025 mengklaim bahwa dirinya telah meninggal dunia. Dalam unggahan tersebut, tersebar gambar hasil rekayasa AI yang memperlihatkan Jackie terbaring di ranjang rumah sakit — lengkap dengan ucapan belasungkawa dari para penggemar di seluruh dunia. Salah satu postingan bahkan mencapai 25 ribu like dan 30 ribu share sebelum akhirnya dikonfirmasi tidak benar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hingga kini, keluarga maupun pihak manajemen Jackie Chan belum mengeluarkan pernyataan resmi, namun berbagai media internasional memastikan kabar tersebut hanyalah hoaks. Ini bukan kali pertama rumor serupa muncul — isu kematian Jackie pernah beredar pada tahun 2015, dan sang aktor kala itu langsung menampiknya dengan nada bercanda.

Saat ini, Jackie Chan masih aktif di dunia perfilman, tengah terlibat dalam proses syuting dua proyek besar: “New Police Story 2” dan “Rush Hour 4”, serta baru-baru ini tampil dalam film box office “The Shadow’s Edge.”

Profil Singkat Jackie Chan
Nama Lengkap: Chan Kong-sang
Tempat & Tanggal Lahir: Victoria Peak, Hong Kong, 7 April 1954

Jackie Chan dikenal sebagai ikon film laga internasional dengan gaya khas yang memadukan aksi bela diri spektakuler dan unsur komedi ringan. Sejak kecil, ia sudah akrab dengan dunia hiburan. Setelah keluarganya pindah ke Canberra, Australia, Jackie menempuh pendidikan di China Drama Academy, sekolah opera Peking bergengsi yang dipimpin Master Yu Jim-Yuen.

Di bawah bimbingan sang guru, Jackie berlatih keras dalam seni bela diri, akrobat, dan teater. Kemampuan itu menjadi fondasi dari ciri khasnya di layar lebar — aksi berbahaya tanpa pemeran pengganti, namun tetap diselingi humor.

Karier Panjang dari Hong Kong ke Hollywood

Debut Jackie Chan dimulai saat masih anak-anak dalam film “Big and Little Wong Tin Bar” (1962). Di usia remaja, ia menjadi stuntman untuk dua film legendaris Bruce Lee, yakni “Fist of Fury” (1972) dan “Enter the Dragon” (1973).

Kesuksesan besar datang lewat “Drunken Master” (1978) — film yang melambungkan namanya ke kancah internasional berkat perpaduan aksi kungfu dan komedi yang segar. Sejak saat itu, Jackie menjadi simbol perfilman Asia yang berhasil menembus Hollywood.

Beberapa film terkenalnya antara lain:
Who Am I? (1998)
Rush Hour (1998–2007)
Shanghai Noon (2000)
The Karate Kid (2010)
Kung Fu Yoga (2017)
The Shadow’s Edge (2025)
Karate Kid: Legends (2025)

Hoaks yang Terulang Lagi
Rumor kematian Jackie Chan bukan hal baru. Ia pernah menepis isu serupa satu dekade lalu, bahkan menulis di media sosial,

“Saya baru turun dari pesawat dan membaca dua berita mengejutkan. Jangan khawatir, saya masih hidup! Jangan percaya akun palsu yang mengatasnamakan saya.”

Pernyataan itu kembali relevan hari ini, di tengah derasnya penyebaran hoaks berbasis AI. Meski rumor terus bermunculan, Jackie Chan tetap eksis dan terus menghibur dunia lewat aksi-aksi khasnya di layar lebar — membuktikan bahwa legenda sejati tidak mudah tumbang oleh kabar palsu. (Mr)