PATI – Dua gudang produksi milik PT Dua Kelinci di jalur Pantura Pati–Kudus, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, dilanda kebakaran hebat pada Senin malam (1/12/2025). Insiden yang memicu kepanikan para pekerja itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, saat api tiba-tiba muncul dari area belakang gudang dan langsung membesar sebelum sempat terkendali.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Api Membesar dalam Hitungan Menit

Kebakaran mulai diketahui ketika kepulan asap terlihat membumbung dari gudang penyimpanan snack siap edar. Laporan pertama masuk ke petugas damkar sekitar pukul 19.41–19.50 WIB, hanya beberapa menit setelah api muncul. Karena gudang berisi bahan-bahan mudah terbakar seperti dus, plastik, dan tepung, si jago merah langsung merangsek cepat hingga melalap bangunan dalam waktu kurang dari setengah jam.

Bangunan tiga lantai yang dipenuhi material ringan itu kemudian ambruk satu per satu karena intensitas api yang sangat besar.

Upaya Pemadaman Dikerahkan Besar-besaran

Operasi pemadaman berlangsung hampir sepanjang malam hingga Selasa pagi (2/12/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Tak kurang dari 40 unit armada pemadam, mobil tangki air, dan ambulans gabungan dikerahkan dari berbagai instansi—Damkar Pati, Kudus, BPBD, PMI, perusahaan swasta, dan relawan.

Polresta Pati turut mengerahkan seluruh unsur, mulai dari Samapta, Lantas, Reskrim, Intelkam hingga Inafis untuk membantu evakuasi, pengamanan lokasi, hingga mengatur lalu lintas di jalur Pantura agar kendaraan pemadam dapat bergerak cepat.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengatakan pihaknya bergerak segera setelah menerima laporan melalui Call Center 110.

“Begitu laporan masuk, personel kami langsung menuju lokasi dan menemukan api sudah membesar di bagian bawah gudang,” ujarnya.

Warga berusaha memanjat tembok pabrik menggunakan tangga darurat untuk melihat kondisi kebakaran hebat yang melanda gudang PT Dua Kelinci di Margorejo, Pati, Senin malam (1/12/2025)

Evakuasi Berhasil, Tidak Ada Korban Jiwa

Meski kobaran api sangat besar, seluruh ratusan karyawan berhasil keluar sebelum bangunan runtuh. Tidak ada korban jiwa maupun korban terjebak di dalam gudang. Tim Inafis sudah melakukan penyisiran dan memastikan area steril.

“Prioritas utama adalah menyelamatkan pekerja, dan semuanya berhasil dievakuasi dengan selamat,” tegas Kapolresta.

Kerugian Ditaksir Miliaran, Penyebab Masih Diselidiki

Gudang yang terbakar berisi bahan-bahan sangat mudah terbakar, sehingga memperparah kondisi dan membuat pemadaman berlangsung lama. Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah, namun perhitungan resmi masih dikordinasikan dengan manajemen PT Dua Kelinci.

Sementara itu, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Tim Inafis akan melakukan olah TKP setelah seluruh area benar-benar aman.

Kapolresta juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kejadian karena konstruksi bangunan yang terbakar dianggap berpotensi runtuh.

“Kami minta warga menjauh karena struktur bangunan rapuh dan berbahaya. Keselamatan publik menjadi prioritas,” tandasnya. (Mr)