SEMARANG, Kaifanews – Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton Menghadiri Pelantikan Gabungan Pengusaha Makanan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Jawa Tengah yang disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (09/12/2025). Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton hadir menyaksikan prosesi pelantikan sekaligus bertemu para pelaku usaha penyedia makanan bergizi.
Pelantikan yang dilakukan oleh DPP Gapembi itu juga disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen yang juga Ketua Satgas MBG Provinsi Jawa Tengah. Dalam kesempatan itu Taj Yasin berharap GAPEMBI Jawa Tengah dapat mengambil peran strategis dalam menyempurnakan pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di daerah. Ia menegaskan bahwa program yang baru berjalan kurang dari satu tahun ini masih memerlukan banyak perbaikan dan penguatan koordinasi.
Ia juga meminta kapada pengurus Gapembi, untuk menjalankan usaha makan bergizi ini dengan baik. Salah satunya, dengan memperhatikan kelayakan sanitasi di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Selain itu juga diminta memperhatikan kebersihan dapur, pengelolaan limbah makanan, hingga air cuci piring yang layak. Setiap pemilik usaha SPPG harus segera mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), dan menerapkannya dengan baik. Para pengusaha juga didorong untuk melakukan sertifikasi halal untuk tiap SPPG yang dimiliki. Hal itu menjadi wajib, sebagai jaminan untuk masyarakat penerima manfaat.
“Nanti kita awasi. Dengan adanya Gapembi ini akan lebih mudah untuk mengawasi. Apalagi mereka pemilik (dapur) SPPG,” ungkapnya.
Mustofa Safawi selaku Ketua DPW GAPEMBI Jawa Tengah menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan komitmen para pengusaha makanan bergizi untuk terlibat aktif dalam mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045.
“Hari ini adalah bentuk kesiapan para pengusaha di Jawa Tengah untuk mengambil peran terdepan dalam memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses makanan bergizi, aman, dan terjangkau. Makanan yang kita sajikan hari ini akan menentukan kecerdasan, kesehatan, dan produktivitas generasi kita pada 2045,” ungkapnya. (IND)








