AGAMSUMATERA BARAT, Kaifanews — Banjir bandang melanda wilayah aliran Sungai Batang Nanggang yang berada di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bencana ini menyebabkan kerusakan parah serta menimbulkan korban jiwa dan luka-luka di sejumlah nagari yang terdampak.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan keterangan relawan yang berada langsung di lokasi kejadian, wilayah yang terdampak paling parah meliputi Nagari Tigo Koto Silungkang, Nagari Salareh Aia Timur, dan Nagari Salareh Aia. Arus deras yang datang secara tiba-tiba menghantam permukiman warga, lahan pertanian, serta fasilitas umum di sepanjang aliran sungai.

“Air datang sangat cepat disertai material lumpur, kayu, dan bebatuan besar. Banyak rumah warga yang rusak bahkan terseret arus,” ujar salah satu relawan kepada Kaifa News.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah warga dilaporkan meninggal dunia dan mengalami luka-luka. Sementara itu, berdasarkan data dari Tim Gabungan BASARNAS, hingga saat ini masih terdapat sekitar 35 orang korban yang dilaporkan belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari BASARNAS, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat terus melakukan upaya pencarian meski dihadapkan pada medan berat dan kondisi cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat.

Relawan di lapangan juga menyampaikan kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, seperti logistik makanan, air bersih, obat-obatan, serta perlengkapan darurat lainnya. Banyak warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman akibat rumah mereka tidak lagi layak huni.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pencarian korban masih terus berlangsung. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Sumatera Barat. (AK)