KUDUS, Kaifanews – Bekas gedung SMP 3 Kudus yang berlokasi di timur jalan dr. Leokmono Hadi sudah mulai dilakukan pembongkaran, setelah proses lelang tersebut rampung pada Selasa, 2 Desember 2025 lalu, lelang bongkaran bangunan tersebut terjual dengan nominal harga Rp.206.643.000.
Bangunan bekas SMP 3 Kudus seluas 1.300 meter persegi ini mangkrak sejak tahun 2014 sudah diminati oleh investor, lahan tersebut bakal digunakan untuk resto cepat saji.
Atap bangunan serta kusen jendela dan pintu eks SMP 3 Kudus sudah mulai dibongkar, sementara dinding bangunan masih berdiri kokoh, papan nama sekolah juga masih terpampang di depan gedung bagunan.
Kepala BPPKAD Kabupaten Kudus, Djati Solechah, menyampaikan bahwa pengumuman lelang telah diterbitkan melalui nomor 000.2.4/3321/2025. Aset yang dilelang merupakan bangunan bekas sekolah dalam kondisi tidak layak dan dijual sebagai hasil bongkaran.
“Proses lelang sepenuhnya dilakukan melalui aplikasi resmi pemerintah di lelang.go.id. dan proses lelang tersebut rampung pada Selasa, 2 Desember 2025 lalu.
Djati Solechah menyebut bahwa proses pembongkaran ini ditargetkan rampung paling lambat pada Sabtu, 20 Desember 2025 mendatang,
”Gedungnya diratakan dengan tanah. Soalnya investor nantinya membuat bangunan baru. Saat ini investor masih melengkapi proses perizinan,” sebutnya, Senin (15/12/2025).
Gedung bangunan yang sudah lama mangkrak itu nanti nya akan dialih fungsikan oleh investor pemenang, yaitu PT Buana Boga Nusantara. Lahan tersebut akan dibangun menjadi resto cepat saji.
Nilai sewa lahan ditetapkan sebesar Rp 78,04 juta per tahun, sesuai dengan hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
”Nilai sewa itu sesuai dengan hasil penilaian KJPP. Penyewaan selama lima tahun mendapatkan hak ekslusif dapat diperpanjang 3 periode, maksimal pemanfaatan bisa mencapai 20 tahun,” ungkap Djati.
Djati juga menjelaskan, pelelangan menjadi salah satu upaya untuk membuka kran pendapatan asli daerah melalui aset-aset daerah yang lama tidak digunakan lahannya alias mangkrak agar bisa difungsikan sehingga mendorong pendapatan baru. (IND)








