KAIFA – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami koreksi pada perdagangan Jumat (19/12/2025). Berdasarkan informasi dari laman resmi logammulia.com pada pukul 08.50 WIB, harga emas Antam ukuran 1 gram di Butik Emas LM Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta, tercatat turun menjadi Rp2.483.000 per gram. Angka tersebut melemah Rp4.000 dibandingkan harga sehari sebelumnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penurunan ini sekaligus menghentikan tren kenaikan harga emas Antam yang berlangsung selama empat hari berturut-turut, dengan total penguatan sebelumnya mencapai Rp34.000 per gram. Seiring dengan turunnya harga jual, nilai pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut terkoreksi. Hari ini, harga buyback berada di level Rp2.342.000 per gram, turun Rp4.000.

Untuk pecahan lainnya, emas Antam dipasarkan mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga dasar emas 0,5 gram dibanderol Rp1.291.500, sedangkan ukuran terbesar 1 kilogram mencapai Rp2.423.600.000 sebelum pajak. Setelah dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 0,25 persen, harga emas Antam 1 gram menjadi Rp2.489.208.

Berbeda dengan emas Antam, harga emas yang dipasarkan melalui Pegadaian justru menunjukkan tren penguatan. Dua produk yang dijual, yakni Galeri24 dan UBS, sama-sama mengalami kenaikan harga pada perdagangan hari ini.

Emas Galeri24 ukuran 1 gram kini dipatok Rp2.515.000, naik dari sebelumnya Rp2.504.000. Sementara itu, emas UBS ukuran 1 gram juga terkerek naik menjadi Rp2.556.000, dibandingkan harga Kamis (18/12/2025) yang berada di level Rp2.550.000 per gram.

Galeri24 menyediakan emas batangan mulai dari pecahan 0,5 gram hingga 1 kilogram. Untuk ukuran 0,5 gram, harga tercatat Rp1.319.000, sedangkan pecahan terbesar 1.000 gram dibanderol Rp2.427.588.000. Sementara emas UBS dijual dalam ukuran 0,5 gram hingga maksimal 500 gram, dengan harga 0,5 gram sebesar Rp1.381.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp1.239.096.000.

Pergerakan harga yang berbeda antara emas Antam dan produk emas di Pegadaian mencerminkan dinamika pasar yang masih fluktuatif. Kondisi ini membuat investor dan masyarakat perlu cermat dalam menentukan waktu terbaik untuk membeli maupun menjual emas. (Mr)