KUDUS, Kaifanews – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Birton menghadiri sekaligus menyaksikan laga puncak Final Liga Desa Kabupaten Kudus 2025–2026 yang digelar di New Ndoro Stadium, Desa Cranggang, Kecamatan Dawe, Minggu (21/12/2025). Pertandingan penentuan tersebut berlangsung meriah dan penuh tensi, disaksikan ratusan warga yang memadati stadion.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pada partai final, tim Pemdes Kalirejo tampil solid dan berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan Pemdes Jati Wetan dengan skor meyakinkan 2–0. Kedua tim menunjukkan permainan atraktif dengan semangat sportivitas tinggi, sehingga laga berjalan sengit sejak menit awal hingga peluit akhir dibunyikan.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengapresiasi penyelenggaraan Liga Desa yang dinilai mampu menjadi wadah positif bagi generasi muda di desa. Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan penjaringan bibit-bibit pesepakbola potensial dari desa.

“Melalui Liga Desa ini, kita berharap muncul pemain-pemain muda berbakat yang kelak bisa berprestasi di level yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional. Desa memiliki potensi besar, tinggal bagaimana kita memfasilitasi dan membinanya secara berkelanjutan,” ujar Sam’ani.

Senada, Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton menilai Liga Desa menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan masyarakat desa sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat dan sportif. Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan desa secara menyeluruh.

Liga Desa Kabupaten Kudus 2025–2026 sendiri merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Desa Nasional yang diperingati setiap 15 Januari. Selain mengembangkan potensi olahraga, ajang ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya desa mandiri yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan antusiasme masyarakat dan dukungan pemerintah daerah, Liga Desa diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin tahunan, sekaligus memperkuat peran desa sebagai pusat pembinaan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (Mr)