WONOSOBO, Kaifanews – Ribuan wisatawan memadati kawasan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, untuk menyambut fajar pertama tahun 2026, Kamis (1/1/2026). Tingginya antusiasme pengunjung membuat pengelola jalur pendakian Gunung Prau terpaksa memberlakukan kebijakan tutup sementara (buka-tutup) demi menjaga keamanan dan daya tampung area puncak.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pemandangan matahari terbit (golden sunrise) di awal tahun tetap menjadi magnet utama bagi pelancong dari berbagai daerah, meskipun suhu udara di wilayah Wonosobo dan Banjarnegara tersebut sempat menyentuh angka 8°C pada dini hari tadi.

Kapasitas Puncak Gunung Prau Terlampaui

Berdasarkan data lapangan dari pihak Basecamp Patak Banteng dan Kalilembu, jumlah pendaki yang teregistrasi sejak Rabu (31/12/2025) sore telah melampaui angka 5.000 orang. Jumlah ini merupakan batas maksimal (carrying capacity) aman bagi area perkemahan di puncak Gunung Prau agar tidak terjadi penumpukan massal yang membahayakan.

“Mengingat keselamatan pendaki adalah prioritas utama, per pukul 05.00 WIB pagi tadi, jalur pendakian via Patak Banteng resmi kami tutup sementara untuk pendaki baru. Kami menunggu aliran turun dari puncak agar tidak terjadi bottleneck di jalur sempit,” ujar petugas basecamp pendakian.

Kemacetan di Jalur Utama Dieng

Tidak hanya jalur pendakian, kawasan wisata populer lainnya seperti Kompleks Candi Arjuna dan Bukit Sikunir juga terpantau “lautan manusia”. Kepadatan kendaraan mengakibatkan antrean panjang di jalur utama Wonosobo-Dieng, terutama di titik tanjakan 15% dan area parkir Desa Sembungan.

Dinas Pariwisata setempat mencatat estimasi kunjungan wisatawan ke Dieng pada malam pergantian tahun ini meningkat 20-25% dibandingkan tahun sebelumnya.

Tabel Ringkasan Situasi Wisata Dieng (1 Januari 2026)

Lokasi Status Terkini Catatan Keamanan
Gunung Prau Tutup Sementara Kapasitas 5.000 orang penuh.
Bukit Sikunir Padat Merayap Kantong parkir penuh sejak pukul 03.00 WIB.
Candi Arjuna Ramai Lancar Pengunjung didominasi wisatawan keluarga.
Kawah Sikidang Ramai Waspada bau belerang tajam akibat cuaca mendung.

Bagi Anda yang masih berada di kawasan Dieng atau berencana berkunjung siang ini, disarankan untuk:

  1. Gunakan Shuttle: Memanfaatkan jasa ojek atau shuttle lokal untuk menghindari terjebak macet dengan kendaraan pribadi.

  2. Siapkan Fisik: Suhu dingin ekstrem di awal tahun ini memerlukan perlengkapan pakaian tebal dan kondisi fisik yang prima.

  3. Pantau Info Jalur: Selalu cek akun resmi @prau_mountain atau pusat informasi wisata Wonosobo sebelum memulai perjalanan mendaki.

Hingga berita ini diturunkan, cuaca di kawasan Dieng terpantau berawan tebal. Pihak kepolisian dari Polres Wonosobo masih terus melakukan rekayasa lalu lintas searah (one way) secara situasional untuk mengurai kepadatan di titik-titik rawan macet. (Jee)