KUDUS, Kaifanews – Minat investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Kudus terus menunjukkan tren positif. Setelah sebelumnya eks gedung Ngasirah dan eks SMP 3 Kudus, sejumlah investor dikabarkan berminat membangun hotel di kawasan Taman Bojana Kudus.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Taman Bojana terdapat di pusat Kota Kudus, terkenal dengan pusat kuliner yang cukup legendaris di Kota Kretek seperti Soto Kudus, Pindang serta kuliner legendaris lainnya, bangunan tersebut rencananya bakal dirobohkan dan akan dibangun hotel.

Rencana pembangunan hotel tersebut dinilai sejalan dengan pengembangan kawasan Taman Bojana sebagai ruang terbuka publik sekaligus destinasi wisata baru di Kota Kretek. Keberadaan hotel di sekitar kawasan ini diharapkan dapat menunjang fasilitas penunjang pariwisata serta meningkatkan daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Kudus.

Pemerintah Kabupaten Kudus menyambut baik ketertarikan investor tersebut. Selain berpotensi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), investasi hotel juga dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat lokal.

Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus melalui Kasubid Pemberdayaan dan Perubahan Status Hukum Aset Daerah, Marinda Agustina menyampaikan bahwa informasi tersebut memang benar adanya. Investor sangat tertarik karena Taman Bojana memiliki letak lokasi yang sangat strategis di pusat Kota.

“Investor tersebut sama dengan yang menyewa lahan eks Ngasirah. Mereka tertarik juga untuk berinvestasi di Taman Bojana guna dibangun hotel,” Ujar marinda.

Mekanisme investasinya melalui KJPP sama seperti dengan lahan eks gedung Ngasirah dan eks SMP 3 Kudus. Pihaknya mengakui akan transparan serta terbuka.

“Jadi nanti bangunan yang ada kami robohkan. Setelah itu, investor mulai bangun hotel,” terangnya.

Pihaknya menggandeng Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk menentukan nilai pasar harga sewa lahan yang akan di tawarkan kepada para pelaku usaha atau investor, BPKAD Kabupaten Kudus terus mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah melalui sektor investasi.

Belum tahu mengenai detailnya saat ini, namun sudah ada investor yang berminat untuk membangun hotel di lokasi Taman Bojana.

Rencana untuk merevitalisasi kawasan Taman Bojana memang sudah lama, karena memang kondisi saat ini bangunan sudah tua, dan perlu perbaikan yang signifikan. Sangat bagus jika ada investor yang mau mengelola kawasan tersebut menjadi Hotel.

Namun demikian, Pemkab Kudus menegaskan bahwa rencana pembangunan tetap harus memperhatikan aspek tata ruang, lingkungan, serta kearifan lokal. Kawasan Taman Bojana yang selama ini menjadi ruang publik diharapkan tetap terjaga fungsinya dan tidak kehilangan identitasnya sebagai ruang terbuka bagi masyarakat.

Jika terealisasi, pembangunan hotel di kawasan Taman Bojana Kudus diyakini akan menjadi salah satu penggerak baru sektor pariwisata dan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat posisi Kudus sebagai destinasi yang ramah bagi wisatawan dan investor.