DEMAK, Kaifanews — Curah hujan yang tak kunjung reda selama beberapa hari terakhir membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Demak kembali terendam banjir. Air meluas dari permukiman hingga ke jalan-jalan desa, memaksa warga beraktivitas di tengah genangan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sedikitnya enam desa dan tiga kelurahan di empat kecamatan dilaporkan terdampak. Kecamatan Sayung menjadi salah satu wilayah yang paling merasakan dampaknya. Dua desa di kawasan pesisir ini, yakni Kalisari dan Sayung, kini tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi.

Kepala BPBD Kabupaten Demak, Agus Sukiyono, mengatakan genangan di Desa Kalisari bahkan sudah menutup jalan utama desa setinggi sekitar 50–60 sentimeter.

Di permukiman warga, air berkisar antara 5 hingga 20 sentimeter. Sementara di Desa Sayung, genangan di badan jalan berada di kisaran 20–50 sentimeter dan di rumah warga 10–30 sentimeter.

“Kondisi ini dipicu hujan deras yang membuat sungai tidak mampu lagi menampung debit air, sehingga meluap ke wilayah sekitar,” kata Agus, Senin 12 Januari 2026.

Ia menambahkan, persoalan di Sayung diperberat oleh faktor rob. Wilayah ini merupakan daerah cekungan yang kesulitan membuang air ke Sungai Dombo karena terhambat pasang air laut.

“Posisi rumah warga dan jalan lebih rendah dari muka air sungai, jadi saat hujan dan rob datang bersamaan, air mudah sekali masuk,” ujarnya.

Tak hanya Sayung, banjir juga menjalar ke Kecamatan Demak Kota. Tiga kelurahan yakni Betokan, Bintoro, dan Kadilangu serta Desa Karangmlati ikut terdampak. Hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari terakhir membuat drainase tak lagi mampu menampung limpasan air.

Di Kecamatan Bonang, dua desa yakni Bonangrejo dan Tridonorejo juga tergenang. Agus menyebut, di kawasan ini genangan bertahan lebih lama karena aliran air menuju sungai tertahan pasang laut.

Sementara itu, di Kecamatan Karanganyar, Desa Wonorejo kembali dilanda banjir. Di Dukuh Kedung Banteng, ketinggian air dilaporkan terus bertambah seiring hujan deras yang kembali turun. Di beberapa titik, genangan telah mencapai sekitar 60 sentimeter.

BPBD Kabupaten Demak hingga kini terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta kecamatan untuk memastikan penanganan berjalan. Warga pun diminta tetap siaga, mengingat potensi hujan lebat masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.