KUDUS, Kaifanews – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris meninjau langsung posko pengungsian banjir yang berlokasi di Gedung Muslimat NU Loram Kulon, Kecamatan Jati, Rabu (14/1/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi para pengungsi serta kesiapan posko dalam memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sebanyak 143 warga Desa Jetiskapuan saat ini mengungsi di lokasi tersebut setelah banjir merendam permukiman mereka dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter. Dalam kunjungannya, Bupati mengecek kelengkapan fasilitas pengungsian, mulai dari tempat istirahat, sanitasi, hingga layanan kesehatan dasar.

Selain itu, Sam’ani juga memastikan ketersediaan logistik pangan dan nonpangan bagi para pengungsi. Ia meninjau kesiapan dapur umum yang berada di wilayah Kecamatan Jati, yang disiagakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pengungsi sekaligus sebagai langkah antisipasi jika terjadi penambahan warga dari desa lain yang berpotensi terdampak banjir.

“Pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi dengan baik, mulai dari makanan, layanan kesehatan, hingga kenyamanan tempat tinggal sementara,” ujar Sam’ani di sela-sela peninjauan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kudus juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan banjir dan pengungsian, termasuk relawan, aparat desa, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat yang telah bergotong royong membantu warga terdampak.

Pemerintah Kabupaten Kudus terus memantau perkembangan situasi banjir dan mengimbau warga di daerah rawan untuk tetap waspada, mengingat potensi curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Upaya penanganan darurat akan terus dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing.