KUDUS, Kaifanews — Warga Gang Anggrek, Desa Singocandi, Kecamatan Kota Kudus, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Kamis (26/3/2026) petang. Korban diketahui bernama Sumargono (73), yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lantai kamar mandi rumahnya.
Peristiwa tersebut pertama kali terungkap sekitar pukul 17.10 WIB saat salah satu tetangga korban, Andy Candra Irawan (45), merasa curiga karena rumah korban dalam keadaan tertutup rapat selama beberapa hari dan tidak terlihat aktivitas seperti biasanya.
Merasa khawatir, Andy kemudian mengajak tetangga lainnya, Win Khayati (45), untuk memastikan kondisi korban. Karena pintu rumah terkunci dari dalam, keduanya akhirnya berinisiatif membuka paksa pintu utama. Setelah pintu terbuka, bau tidak sedap langsung tercium dari dalam rumah.
Setelah dilakukan pencarian sumber bau, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tergeletak di lantai kamar mandi dan dipastikan telah meninggal dunia. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Kudus Kota.
Petugas dari Polsek Kudus Kota bersama Tim Inafis Polres Kudus dan tenaga medis dari UPT Puskesmas Rendeng kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal terhadap jenazah.
Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan menjelaskan dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda penganiayaan. Pada tubuh korban terdapat lebam mayat yang mengindikasikan korban diperkirakan sudah meninggal sekitar tiga hari sebelumnya. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi,” jelasnya.

Warga sekitar juga menyebut korban selama ini tinggal seorang diri dan dikenal sebagai pribadi yang baik. Dalam kesehariannya, kebutuhan makan korban kerap dibantu oleh para tetangga.
“Beliau hidup sendiri dan dikenal baik. Untuk makan sehari-hari sering dibantu warga sekitar,” ujar salah satu warga.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans siaga Desa Dersalam menuju RSUD Loekmono Hadi Kudus untuk dilakukan pembersihan dan pengkafanan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga atau perwakilan untuk proses pemakaman.
Disisi lain, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui laporan yang diterima menyampaikan bahwa situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan kondusif.
“Penanganan sudah dilakukan sesuai prosedur dan situasi di lokasi dalam keadaan aman serta kondusif,” tandasnya. (*)








