PATI — Pemerintah Kabupaten Pati membuka ruang dialog strategis dengan Pemerintah Australia setelah Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menerima kunjungan Konsul Jenderal Australia untuk Jawa Timur dan Jawa Tengah, Mr. Glenn, di Ruang Pringgitan Pendopo Kabupaten Pati. Pertemuan ini menandai langkah awal penjajakan kerja sama yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan SDM di Pati.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selama sekitar satu setengah jam, Wabup Chandra dan Mr. Glenn terlibat dalam diskusi mendalam mengenai berbagai peluang yang dapat digarap bersama. Mulai dari dukungan pendidikan tinggi, akses beasiswa, hingga potensi program peningkatan kapasitas generasi muda.

“Mr. Glenn sudah berkeliling ke Pati, bahkan sempat membeli Batik Bakaran. Kami berdiskusi cukup panjang tentang peluang kolaborasi antara Pemerintah Australia dan Kabupaten Pati, terutama dalam penguatan pendidikan,” jelas Chandra.

Wabup Chandra juga menyampaikan bahwa pihak Australia menunjukkan ketertarikan besar untuk memperluas jangkauan kerja sama tersebut. Mr. Glenn bahkan siap kembali ke Pati untuk menyapa para akademisi dan mahasiswa secara langsung.

“Nantinya beliau akan datang ke kampus-kampus di Pati, memberikan pemahaman tentang studi lanjut, termasuk informasi beasiswa S2 dan S3,” tambahnya.

Di sisi lain, Mr. Glenn mengaku antusias dengan kunjungan perdananya ke Pati. Ia menilai Pati memiliki potensi besar untuk menjadi mitra penting Australia dalam pengembangan sumber daya manusia di Jawa Tengah.

“Ini kunjungan pertama saya ke Pati dan saya sangat senang berada di sini. Ke depan, kami siap melanjutkan pembahasan dengan Wakil Bupati untuk memperkuat hubungan Australia dengan Kabupaten Pati,” ujar Glenn.

Pertemuan ini menjadi sinyal optimistis bagi masa depan pendidikan di Pati. Pemerintah daerah berharap, kolaborasi internasional tersebut dapat segera terealisasi dan membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan berkualitas di tingkat global. (Mr)