Persijap JeparaKaifanews – Persijap Jepara menunjukkan keseriusannya bersaing di putaran kedua BRI Super League 2025–26 dengan melakukan perombakan besar-besaran pada komposisi pemain.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Klub berjuluk Laskar Kalinyamat itu dikabarkan mengucurkan dana puluhan miliar rupiah demi menghadirkan kekuatan baru yang dinilai mampu mengangkat performa tim.

Langkah paling mencolok adalah masuknya sejumlah pemain asing berpengalaman dari Indian Super League (ISL), salah satu kompetisi paling kompetitif di kawasan Asia Selatan.

Manajemen Persijap menilai pengalaman bertanding di liga dengan tempo tinggi dan atmosfer keras akan menjadi modal penting dalam menghadapi ketatnya persaingan Super League Indonesia.

Dua nama yang lebih dulu diperkenalkan adalah Alexis Nahuel Gómez dan Carlos Henrique França Freires. Keduanya merupakan mantan pilar Mohammedan SC, klub dengan tradisi kuat di sepak bola India. Kehadiran Gómez dan Carlos diharapkan mampu menambah kreativitas permainan sekaligus memperkuat keseimbangan tim, baik saat menyerang maupun bertahan.

Tak berhenti di situ, Persijap juga mendatangkan Iker Guarrotxena Vallejo dan Borja Herrera González. Duet eks FC Goa ini dikenal memiliki jam terbang tinggi dan pemahaman taktik yang matang. Pengalaman mereka di level tertinggi sepak bola India diyakini akan berdampak pada stabilitas permainan serta mental bertanding tim.

Nama lain yang tak kalah menyita perhatian adalah José Luis Espinosa Arroyo. Bek yang akrab disapa Tiri tersebut merupakan mantan pemain Mumbai City FC dan masuk jajaran best player Indian Super League musim 2023–2024. Konsistensi dan kontribusinya bersama salah satu klub raksasa India membuat Persijap menaruh harapan besar pada sosoknya sebagai pemimpin di lini belakang.

Masuknya para pemain dengan label pengalaman Indian Super League ini menjadi sinyal kuat ambisi Persijap Jepara. Dengan perpaduan kualitas individu, pengalaman internasional, serta mental bertanding yang teruji, Persijap optimistis dapat tampil lebih kompetitif untuk berjuang agar tetap di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.