KUDUS, Kaifanews – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menghadiri kegiatan Do’a Bersama jajaran RSUD dr. Loekmono Hadi, Sabtu (10/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanjatkan doa agar bencana yang melanda Kabupaten Kudus segera berlalu, kondisi kembali aman, serta masyarakat terhindar dari risiko bencana.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bupati Kudus menyampaikan harapannya agar kondisi Kabupaten Kudus senantiasa aman dan terhindar dari berbagai risiko bencana. Harapan tersebut disampaikan dalam kegiatan do’a bersama jajaran RSUD dr. Loekmono Hadi, yang digelar sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan kebersamaan menghadapi potensi bencana alam.

Dalam sambutannya, Bupati Kudus menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk tenaga kesehatan, dalam menjaga keselamatan dan ketahanan daerah. Menurutnya, doa bersama menjadi momentum untuk memperkuat rasa solidaritas sekaligus memohon perlindungan bagi Kabupaten Kudus.

“Semoga kondisi Kudus selalu aman dari risiko bencana. Kita semua berharap daerah kita diberikan keselamatan, ketenangan, serta kekuatan dalam menghadapi berbagai kemungkinan,” ujar Bupati Kudus.

Kegiatan doa bersama tersebut diikuti oleh jajaran manajemen, serta karyawan RSUD dr. Loekmono Hadi. Suasana khidmat terasa sepanjang acara, yang diisi dengan do’a sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan kelancaran pelayanan kesehatan.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris juga mengapresiasi peran RSUD dr. Loekmono Hadi sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, terutama dalam situasi darurat dan kebencanaan. Ia berharap rumah sakit daerah ini terus meningkatkan kesiapan sumber daya manusia maupun sarana prasarana dalam menghadapi potensi bencana.

Bupati Sam’ani juga menegaskan pentingnya introspeksi, refleksi, dan evaluasi bagi RSUD dr. Loekmono Hadi agar ke depan semakin baik dan mampu menjadi rumah sakit terbaik di wilayah Karesidenan Pati.

Peningkatan mutu pelayanan, profesionalisme, serta komitmen menjaga nama baik civitas hospitalia harus terus diperkuat di tengah masyarakat yang semakin kritis. Bupati mengingatkan seluruh jajaran untuk senantiasa mempraktikkan “Senyum Simpang Tujuh” sebagai wujud pelayanan yang humanis, ramah, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Sementara itu, pihak manajemen RSUD dr. Loekmono Hadi menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah daerah, baik dalam pelayanan kesehatan sehari-hari maupun dalam penanganan kondisi darurat.

Melalui kegiatan doa bersama ini, diharapkan terjalin kebersamaan yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan institusi kesehatan, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kepedulian bersama demi keselamatan masyarakat Kabupaten Kudus.