KUDUS, Kaifanews – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam upaya mendorong percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih KDKMP). Rakor tersebut berlangsung di Lantai 4 Gedung Setda Kabupaten Kudus, Senin (12/1/2026).
Bupati Sam’ani Intakoris menyampaikan di Kabupaten Kudus telah terbentuk 78 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Pemkab Kudus memberikan dukungan penuh Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih serta memfasilitasi koordinasi lintas sektor guna mengatasi berbagai permasalahan yang muncul di lapangan. KDKMP terbentuk dan aktif dalam proses penguatan kelembagaan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Pemkab Kudus memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan KDKMP. Kami juga memfasilitasi koordinasi lintas sektor untuk mengatasi berbagai kendala yang muncul di lapangan, baik dari sisi administrasi, kelembagaan, maupun pendampingan,” ujar Bupati Sam’ani.
Menurutnya, keberadaan KDKMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan. Melalui koperasi tersebut, masyarakat didorong untuk lebih mandiri secara ekonomi, sekaligus mendukung terwujudnya kemandirian pangan di Kabupaten Kudus.
Sebagai bentuk komitmen bersama, Bupati Sam’ani juga mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus untuk menjadi anggota KDKMP. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat basis keanggotaan koperasi serta meningkatkan partisipasi aktif dalam pengelolaan dan pengembangan usaha koperasi.
“ASN harus menjadi contoh dan penggerak. Dengan menjadi anggota KDKMP, kita menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Kudus tengah mengoptimalkan berbagai langkah strategis, seperti kolaborasi antara Bumdes, KMP, dan MBG, serta pemanfaatan bangunan sekolah hasil regrouping yang tidak lagi digunakan untuk dijadikan sekretariat atau gudang koperasi.
Lebih lanjut, Bupati Sam’ani menegaskan bahwa Pemkab Kudus juga membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta.
“Kami siap bersinergi dengan perusahaan besar seperti PT. Djarum dan PT. Pura yang telah memiliki koperasi karyawan. Dengan dukungan lintas sektor, kami optimistis pertumbuhan ekonomi Kudus akan semakin kuat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemerintah Kabupaten Kudus berharap dapat terbangun kesepahaman bersama bahwa penguatan Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar program administratif, melainkan gerakan kolektif menuju kemandirian ekonomi berbasis desa.








