SEMARANG, Kaifanews — Bupati Pati Sudewo menegaskan komitmennya untuk menerapkan sistem manajemen talenta dalam proses pengangkatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. Penegasan tersebut disampaikan usai menghadiri penandatanganan Komitmen Pembangunan dan Implementasi Manajemen Talenta yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Agenda tersebut diikuti seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Jawa Tengah dan turut disaksikan Gubernur Jawa Tengah serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.

Sudewo mengatakan, forum tersebut memberikan pemahaman baru bagi pemerintah daerah mengenai arah kebijakan pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) di masa mendatang. Salah satu kebijakan strategis yang ditekankan BKN adalah pergeseran sistem pengisian jabatan menuju pendekatan berbasis kompetensi dan potensi aparatur.

“Ke depan, pengangkatan pejabat di Kabupaten Pati akan mengacu pada sistem manajemen talenta,” ujar Sudewo.

Ia menjelaskan, penerapan teknis kebijakan tersebut akan ditangani oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pati sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap pejabat menduduki posisi yang sesuai dengan kapasitas, rekam jejak, dan integritasnya. Dengan cara itu, kinerja birokrasi diharapkan lebih terukur dan berorientasi pada hasil.

“Kalau penempatannya tepat, proses pelayanan publik bisa berjalan lebih cepat dan lebih berkualitas,” jelasnya.

Sudewo menambahkan, sistem ini juga menjadi upaya konkret untuk menumbuhkan budaya kerja profesional sekaligus memperkuat integritas ASN di lingkungan Pemkab Pati.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pati siap mendukung penuh kebijakan tersebut sebagai bagian dari agenda reformasi birokrasi. Melalui penerapan manajemen talenta, tata kelola pemerintahan diharapkan semakin solid dan kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah dapat terus meningkat.