KUDUS – Peringatan Hari Pahlawan tahun ini dimaknai secara berbeda oleh GP Ansor Kabupaten Kudus. Melalui seminar kebangsaan yang digelar di Pendapa Kabupaten Kudus, Sabtu (22/11/2025), para peserta diajak meneladani kembali nilai keberanian dan pengorbanan para pahlawan. Seminar tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris.
Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani menekankan bahwa semangat kepahlawanan bukan hanya cerita sejarah yang diulang setiap tahun, tetapi harus menjadi ruh dalam tindakan nyata generasi masa kini. Menurutnya, nilai pengabdian para pahlawan dapat dihidupkan melalui berbagai bidang kehidupan, mulai dari pendidikan, sosial, ekonomi, hingga pembangunan daerah.
“Semangat itu tidak hanya diwariskan, tetapi harus kita hidupkan. Keteladanan para pahlawan bisa diwujudkan lewat karya dan kontribusi yang memberi manfaat bagi sesama,” tegasnya.
Bupati juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda. Ia menyebut pemuda sebagai motor penggerak perubahan sekaligus penentu arah masa depan bangsa. Dengan kreativitas, kepedulian, dan keberanian mengambil peran, pemuda diyakini mampu menjaga api perjuangan tetap menyala di tengah derasnya perubahan zaman.
“Kudus membutuhkan pemuda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sigap, peduli, dan berani. Dengan langkah konkret, pemuda bisa menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Seminar peringatan Hari Pahlawan yang digelar GP Ansor ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan nilai untuk menghadapi tantangan masa kini. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin memahami peran strategis mereka sebagai penerus perjuangan para pahlawan dalam menjaga persatuan, kemajuan, dan kemanusiaan. (Mr)








