KUDUS, Kaifanews – Pemerintah Kabupaten Kudus masih terus berupaya mematangkan perencanaan stadion Wergu Wetan bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Selasa (30/12/2025). Rapat yang dipimpin Bupati Kudus Sam’ani Intakoris itu dihadiri tim dari Kementerian PUPR dan kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Kudus. Kementerian PU pastikan desain stadion Wergu Wetan bergaya eropa yakni tanpa lintasan lari di dalam stadion.
Konsep ini dipilih agar jarak antara penonton dan lapangan lebih dekat sehingga atmosfer pertandingan menjadi lebih hidup, namun tetap mengedepankan aspek keamanan.
Dengan desain tanpa lintasan lari, Stadion Wergu Wetan diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan, baik di level regional maupun nasional. Model stadion seperti ini lazim diterapkan di berbagai stadion Eropa yang mengedepankan kenyamanan penonton dan kualitas tontonan.
Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Perencanaan Teknis Direktorat Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga dan Sosial Budaya pada Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU Feriqo Asya Yogananta menyampaikan pelaksanaan proyek akan dikerjakan pada tahun 2026 dan 2027.
Nantinya terdapat berbagai penyesuaian terhadap luasan lahan yang ada, lokasi stadion akan bergeser kea rah selatan dan timur dari lokasi saat ini.
“Kami masih mengebut proses perencanaan dengan mengacu kepada aturan guide book FIFA maupun regulasi PSSI terkait bangunan gedung. Stadion baru nantinya harus memenuhi unsur kenyamanan dan keamanan,” ujar Feriqo Asya.
Pembangunan stadion baru berdasarkan Kementerian PU wajib memenuhi unsur keamanan dan kenyamanan bagi pemain lawan, tuan rumah, maupun penonton. Mengingat pasca tragedi Kanjuruhan kita semua melakukan evaluasi secara mendalam.
Pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan Pemkab Kudus maupun tim perencanaan, Stadion Wergu wetan akan di renovasi atau akan dibangun ulang.
Melihat kondisi stadion dan luas lahan yang ada saat ini, ia mengatakan opsi rekonstruksi kemungkinan akan dipilih. Bangunan lama akan dibongkar total. Bangunan baru akan bergeser ke sisi selatan dan timur lokasi saat ini.
Lampu stadion menggunakan kapasitas 1.500 lux (kecerahan) sesuai dengan standar dari FIFA untuk menggelar pertandingan malam hari maupun kebutuhan VAR. Kursi juga semuanya diganti dengan single seat.
“Kami masih dalam proses penyelesaian desain. Setelah jadi desain juga nanti masih melewati tahap review, sehingga kami belum bisa berbicara terkait besaran alokasi anggaran untuk stadion ini,” ujar Feriqo Asya.
Selain itu, konsep stadion sepak bola murni dinilai lebih representatif untuk pembinaan klub dan atlet sepak bola di Kabupaten Kudus. Kehadiran stadion modern ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan olahraga sekaligus ikon baru daerah.
Perencanaan stadion tetap memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, serta standar teknis stadion sepak bola sesuai regulasi yang berlaku. Fasilitas penunjang seperti ruang ganti pemain, area media, pencahayaan, dan sistem drainase lapangan akan dirancang secara optimal.
Pemerintah daerah menyambut baik konsep tersebut dan berharap pembangunan Stadion Wergu Wetan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga, khususnya sepak bola, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Kudus.
Dengan konsep modern ala stadion Eropa, Stadion Wergu Wetan diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Kudus dan mampu melahirkan atmosfer pertandingan yang lebih bergairah di masa mendatang. (IND)








