KLATEN, Kaifanews – Gempa bumi bermagnitudo 4,4 yang berpusat di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Selasa (27/1/2026), turut mengguncang wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Getaran gempa dirasakan warga hampir di seluruh kecamatan dan mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Salah satu fasilitas yang terdampak cukup serius adalah SMKN 1 Gantiwarno, Klaten. Kerusakan terlihat pada beberapa ruang kelas, dengan retakan pada dinding serta bagian atap yang jebol akibat kuatnya guncangan gempa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten, Syahruna, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan awal di lokasi terdampak.

“Di SMKN 1 Gantiwarno kami temukan retakan pada dinding ruang kelas dan beberapa bagian atap jebol akibat guncangan gempa,” ujar Syahruna kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).

Selain bangunan sekolah, BPBD Klaten juga menerima laporan kerusakan dari masyarakat. Sebagian besar kerusakan berupa genteng rumah warga yang rontok dan bergeser.

“Tidak ada laporan korban jiwa, namun kerugian material masih dalam pendataan,” jelas Syahruna.

Tim BPBD Kabupaten Klaten telah diterjunkan ke sejumlah titik untuk melakukan pendataan dan asesmen kerusakan. Pihak sekolah bersama BPBD juga melakukan peninjauan guna memastikan kondisi bangunan aman digunakan.

“Keselamatan siswa menjadi prioritas. Bangunan yang dinilai rawan tidak akan digunakan sementara waktu hingga ada penanganan lebih lanjut,” tegasnya.

Hingga saat ini, BPBD Klaten terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk langkah penanganan pascagempa.