KUDUS, Kaifanews – Pemerintah Kabupaten Kudus menggelar tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Kabupaten Kudus, Senin (5/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung hangat di kediaman Bupati Kudus, Desa Pasuruhan Lor, dan dihadiri langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton.
Dalam suasana penuh keakraban, Bupati dan Wakil Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris membaur bersama ratusan pedagang kaki lima yang tergabung dalam Paguyuban PKL Kabupaten Kudus. Tasyakuran ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus refleksi perjalanan paguyuban yang telah berkontribusi selama 13 tahun bagi perekonomian daerah.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi atas peran para PKL yang dinilai telah mampu mandiri secara ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat. Menurutnya, keberadaan PKL tidak hanya menggerakkan roda ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari dinamika sosial dan budaya kota.
“Pemerintah Kabupaten Kudus sangat menghargai peran pedagang kaki lima. PKL telah membuktikan mampu bertahan dan berkembang, sekaligus membantu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujar Sam’ani.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Kudus terus menghadirkan berbagai kebijakan dan program bantuan untuk meningkatkan kesejahteraan PKL. Selain itu, Bupati juga mendorong Paguyuban PKL Kabupaten Kudus untuk memperkuat kelembagaan dengan membentuk Koperasi Merah Putih PKL atau bergabung dengan koperasi yang telah ada.
Menurutnya, keberadaan koperasi akan membantu PKL dalam mengakses permodalan, meningkatkan daya tawar, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berpesan agar para PKL senantiasa menaati aturan yang berlaku, menjaga kerapian dan keindahan kota, serta memperhatikan kebersihan lingkungan dan kualitas makanan yang dijual. Hal tersebut dinilai penting agar PKL dapat naik kelas dan semakin dipercaya oleh masyarakat.
Menjelang momentum Dandangan, Bupati berharap para pedagang dapat memanfaatkannya secara bijak dengan tetap menjaga kewajaran harga dan mengedepankan etika berdagang. Ia menegaskan bahwa sikap tersebut akan berdampak positif terhadap citra PKL sekaligus kenyamanan masyarakat dan pengunjung.
Tasyakuran HUT ke-13 Paguyuban PKL Kabupaten Kudus ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan agar para pedagang semakin maju, sejahtera, serta mampu terus bersinergi dengan pemerintah daerah.








