JEPARA, Kaifanews – Putaran kedua kompetisi resmi bergulir dan Persijap Jepara langsung dihadapkan pada ujian berat. Laga pembuka mereka akan berlangsung Sabtu malam (24/1) saat menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara. Duel dijadwalkan kick off pukul 19.00 WIB.
Menghadapi laga krusial ini, Persijap datang dengan wajah berbeda. Sejumlah amunisi anyar telah disiapkan untuk mengangkat performa tim yang kini masih terbenam di dasar klasemen, tepatnya posisi ke-18.
Pada pertemuan sebelumnya di kandang PSM, 8 Agustus 2025 lalu, kedua tim berbagi angka dengan hasil imbang 1-1. Kini, laga kandang menjadi momentum bagi Laskar Kalinyamat untuk membalikkan keadaan.
Pelatih kepala Persijap, Divaldo da Silva Teixeira Alves, menegaskan bahwa kehadiran pemain-pemain baru telah membawa energi dan rasa percaya diri yang lebih besar di dalam tim.
“Target utama kami jelas, keluar dari posisi sekarang. Dengan komposisi pemain yang kami miliki saat ini, peluang untuk naik peringkat terbuka lebar,” ungkap Divaldo, Jumat (23/1).
Di sektor depan, Charlos Franca diproyeksikan mulai menemukan chemistry bersama Iker Guarrotxena. Penyerang asal Spanyol berusia 33 tahun itu diplot sebagai tumpuan baru lini serang, menggantikan peran Rosalvo yang kontraknya telah diakhiri.
Tak hanya itu, Guarrotxena juga akan ditopang sejumlah rekrutan anyar di lini tengah dan belakang. Nama-nama seperti Buyung Ismu, Borja Herrera, Akbar Arjunsyah, Aly Ndom, hingga Jose Luis Espinosa Arroyo disiapkan untuk memperkuat keseimbangan tim.
Divaldo menegaskan, laga perdana putaran kedua harus dimaksimalkan dengan permainan yang lebih efektif.
“Kami ingin mengejar kemenangan. Pertandingan pertama ini harus dijalani dengan pendekatan yang lebih objektif dan fokus pada hasil,” ujarnya.
Ambisi Persijap kali ini tidak main-main. Keluar dari zona bawah menjadi misi yang tak bisa ditawar.
“Besok semua pemain baru harus bertarung habis-habisan. Tidak ada setengah-setengah,” tegasnya.
Untuk memastikan kesiapan tim, seluruh pemain, termasuk rekrutan anyar, telah menjalani pemeriksaan medis dan tes laboratorium. Kondisi fisik yang prima disebut menjadi fondasi utama menghadapi laga berat ini.
“Kami ingin pemain bertanding dengan fisik dan kecerdasan. Tidak boleh ada masalah kesehatan,” tambah Divaldo.
Di sisi lain, PSM Makassar dikenal dengan gaya bermain agresif, mengandalkan transisi cepat serta dominasi penguasaan bola. Skema ini kerap menjadi celah bagi Persijap dalam beberapa laga terakhir.
Ancaman dari pemain-pemain PSM seperti Sávio Roberto, Daisuke Sakai, dan Alex Tanque membuat tim pelatih Persijap memberi perhatian ekstra pada sektor gelandang dan pertahanan.
Salah satu pemain baru Persijap, Buyung Ismu, mengaku tim telah menjalani persiapan intens meski waktu adaptasi terbilang singkat.
“Kami sudah menjalankan semua arahan pelatih. Meski baru, latihan sangat padat dan fokus ke pertandingan besok,” ujarnya.
Ia menambahkan, laga kontra PSM diharapkan menjadi titik balik bagi Persijap untuk bangkit dan meraih hasil positif.
“Kami siap bertarung. Semoga pertandingan ini jadi motivasi untuk mendapatkan hasil terbaik,” tandasnya.








