PATI – Kepala Satpol PP Kabupaten Pati, Tri Wijanarko, membeberkan gambaran lengkap mengenai kebakaran besar yang melanda kompleks pabrik PT Dua Kelinci pada Senin malam (1/12/2025). Menurutnya, api pertama kali terlihat sekitar pukul 19.30 WIB di area penyimpanan produk jadi sebelum akhirnya merembet ke bangunan lain.
Tri menjelaskan bahwa kobaran api begitu cepat membesar lantaran berada di gudang distribusi yang berisi bahan-bahan mudah terbakar. Titik awal kebakaran kemudian memicu rambatan ke gudang bahan baku di sisi yang berdekatan.
“Perkiraan kami, sekitar 20 persen bangunan pabrik terdampak kobaran api tersebut,” ungkapnya.
Notifikasi kebakaran diterima tim Damkar Satpol PP Pati pada pukul 19.41 WIB. Dalam hitungan menit, armada langsung dikerahkan menuju lokasi di Desa Bumirejo, Kecamatan Margorejo. Sesampainya di area pabrik, petugas mendapati sebagian bangunan sudah dipenuhi asap tebal dan lidah api menjulur ke atap.
Operasi pemadaman tidak hanya dilakukan Satpol PP dan Damkar Pati. Puluhan unit mobil pemadam dari berbagai unsur—mulai kepolisian, TNI, BPBD, Damkar Kudus, hingga sejumlah perusahaan swasta seperti PT Djarum, Norojono, Garuda, PG Pakis, dan PG Trangkil—turut diterjunkan. Tantangan terbesar berada pada gudang produk jadi yang luas dan sarat material mudah terbakar, membuat proses penanganan berlangsung lama.
Setelah lebih dari delapan jam upaya pemadaman tanpa henti, api akhirnya dinyatakan padam sepenuhnya sekitar pukul 06.00 WIB, Selasa pagi. Beberapa armada bantuan mulai dipulangkan, meninggalkan Damkar Satpol PP Pati, PT Djarum, serta regu internal PT Dua Kelinci untuk melakukan pendinginan lanjutan.
Pada pukul 09.00 WIB, Satpol PP Pati turut menarik mundur timnya. Tri memastikan bahwa penanganan sisa bara dapat diteruskan oleh tim internal perusahaan. Hingga kini, proses penyelidikan penyebab pasti kebakaran masih berlangsung, sementara kerugian material diperkirakan sangat besar. (Mr)








