Kaifanews – Derbi Pantura Jawa Tengah antara Kendal Tornado FC melawan Persiku Kudus berakhir tanpa pemenang.
Duel lanjutan pekan ke-17 Liga Championship 2025/2026 yang digelar di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (25/1/2026) malam itu berkesudahan dengan skor kacamata 0-0, setelah kedua tim tampil disiplin dan sama-sama ngotot sepanjang pertandingan.
Sejak menit awal, laga berlangsung dalam tempo tinggi. Kendal Tornado FC yang bertindak sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan.
Tim tersebut berulang kali menekan pertahanan Persiku Kudus, memaksa Macan Muria bermain lebih rapat di lini tengah dan belakang.
Meski berada dalam tekanan, Persiku tidak hanya bertahan. Tim asal Kota Kretek itu beberapa kali mengancam melalui skema serangan balik cepat.
Peluang terbaik Persiku pada babak pertama hadir di menit ke-20 lewat tendangan bebas Dhanu. Bola yang mengarah ke gawang masih mampu diamankan kiper Kendal Tornado, Tri Hamdani, yang tampil sigap di bawah mistar.
Kendal Tornado nyaris membuka keunggulan pada menit ke-34. Striker andalan Patrick Cruz melepaskan sepakan keras ke arah gawang, namun refleks kiper Persiku, Riki Pambudi, berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Ancaman kembali dilancarkan tuan rumah menjelang akhir babak pertama melalui Ghufroni yang menusuk dari sisi sayap, tetapi peluang itu kembali kandas di tangan penjaga gawang Persiku.
Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Skor 0-0 bertahan, meski duel di lapangan berlangsung terbuka dan diwarnai jual beli serangan.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan justru meningkat. Benturan fisik tak terhindarkan dalam laga sarat gengsi ini. Pada menit ke-51, pertandingan sempat terhenti setelah bek Persiku, Aldo, harus mendapatkan perawatan akibat benturan keras. Namun, laga kembali dilanjutkan setelah sang pemain mampu bangkit.
Persiku kembali memperoleh peluang melalui tendangan bebas di menit ke-61, tetapi eksekusi yang dilakukan belum mampu mengubah papan skor. Dua menit berselang, Kendal Tornado gantian mendapatkan peluang emas. Sepakan keras pemain tuan rumah kembali dimentahkan Riki Pambudi yang tampil konsisten sepanjang laga.
Hingga menit-menit akhir, kedua kesebelasan terus berupaya mencetak gol. Kendal Tornado mencoba menekan demi mengamankan poin penuh di kandang, sementara Persiku bermain sabar menunggu celah lewat serangan balik. Namun, solidnya lini pertahanan masing-masing tim membuat tak satu pun peluang berbuah gol.
Peluit panjang akhirnya menutup laga derbi Pantura ini dengan skor imbang 0-0.
Hasil tersebut membuat Kendal Tornado FC harus puas berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 30 poin dari 16 pertandingan, hasil dari delapan kemenangan, tiga kali imbang, dan lima kekalahan. Sementara itu, Persiku Kudus naik satu tingkat ke posisi ketujuh dengan raihan 15 poin, sekaligus membawa pulang poin penting dari laga tandang.








