PEMALANG, Kaifanews – Nasib pendaki Gunung Slamet, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), yang sebelumnya dilaporkan hilang, akhirnya terungkap. Tim SAR gabungan menemukan Syafiq dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (14/1) pagi, setelah pencarian intensif yang berlangsung lebih dari dua pekan.
Informasi penemuan tersebut pertama kali disampaikan melalui unggahan akun Instagram @slametviabambangan. Dalam keterangan yang dibagikan, korban ditemukan di lereng selatan Gunung Slamet, tepatnya di jalur punggungan Gunung Malang, kawasan Batu Watu Langgar, yang berada di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden.
“Survivor atas nama Syafiq Ridhan Ali Razan telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan saat ini dalam proses evakuasi,” tulis akun tersebut.
Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno, membenarkan kabar tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 10.22 WIB dalam pencarian tahap kedua.
“Survivor ditemukan di jalur punggungan Gunung Malang, dekat area Batu Watu Langgar. Ini merupakan hasil pencarian hari ke-17,” ujarnya.
Syafiq diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, pada Sabtu, 27 Desember 2025, melalui Basecamp Dipajaya, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Keduanya merencanakan pendakian tektok tanpa bermalam dan menargetkan turun keesokan harinya.
Namun, rencana tersebut berubah ketika Himawan mengalami cedera kaki di tengah perjalanan. Syafiq kemudian memutuskan turun gunung untuk mencari bantuan. Setelah itu, ia tidak kembali ke lokasi rekannya.
Tim relawan gabungan mulai melakukan pencarian pada Minggu malam (28/12). Himawan akhirnya berhasil ditemukan di Pos 9 pada Selasa (30/12) dalam kondisi lemas dan langsung dievakuasi ke basecamp. Sementara itu, pencarian terhadap Syafiq terus dilanjutkan hingga akhirnya membuahkan hasil pada pertengahan Januari.
Sutrisno mengungkapkan, keberhasilan pencarian tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari tim SAR, komunitas pecinta alam, relawan, hingga unsur Forkopimda dan Forkopimcam Kecamatan Pulosari.
“Alhamdulillah berkat sinergi seluruh unsur yang terlibat, korban akhirnya ditemukan,” katanya.
Pemerintah desa dan seluruh tim yang terlibat turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum. Dengan ditemukannya Syafiq, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai, dan tim SAR melanjutkan proses evakuasi sesuai dengan prosedur yang berlaku.








