PATI, Kaifanews – Wajah Alun-Alun Pati kembali dipercantik. Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) mengalokasikan anggaran hampir Rp300 juta untuk kegiatan pemeliharaan kawasan ruang terbuka hijau tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pekerjaan perawatan mulai digarap sejak 29 Oktober 2025 dengan durasi pelaksanaan selama 40 hari. Jika sesuai jadwal, seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada 7 Desember 2025.

Penata Kelola Bangunan Gedung Fungsional Bidang Cipta Karya DPUTR Pati, Slamet Budi Setiyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada pembenahan bagian-bagian alun-alun yang mengalami penurunan kondisi akibat pemakaian dan faktor cuaca.

“Yang dikerjakan meliputi pengecatan ulang jalur jogging, perbaikan keramik dan batu alam yang rusak, pelapisan batu alam, serta sejumlah pembenahan lain agar fasilitas tetap terawat,” terangnya.

Selain itu, tim pelaksana juga melakukan perbaikan pada sarana pendukung, seperti lampu penerangan yang mati, ornamen taman, hingga penggantian tanaman yang tidak tumbuh optimal. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan sekaligus estetika kawasan pusat kota.

Proyek perawatan Alun-Alun Pati ini dikerjakan oleh CV Abadi Makmur dengan nilai kontrak Rp299.366.970,14. Pelaksanaan pekerjaan menggunakan mekanisme pemilihan langsung.

Budi menuturkan, sebelumnya sempat ada wacana perbaikan alun-alun pada pertengahan 2025. Namun rencana tersebut tidak berjalan karena situasi dan kondisi tertentu di Kabupaten Pati.

“Waktu itu batal dilaksanakan. Bisa jadi masuk dalam perencanaan Dinas Lingkungan Hidup karena pengelolaan aset alun-alun memang berada di sana,” ujarnya.

Melalui kegiatan pemeliharaan ini, DPUTR berharap Alun-Alun Pati kembali tampil rapi dan nyaman, sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang interaksi sosial, olahraga, maupun rekreasi keluarga. (Mr)