KUDUS, Kaifanews – Persipura Jayapura datang ke Kudus dengan kewaspadaan penuh. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu menegaskan tak ingin memandang sebelah mata Persiku Kudus saat kedua tim bentrok di Stadion Wergu Wetan, Jumat (30/1/2026). Kebangkitan tuan rumah dalam beberapa pekan terakhir menjadi alarm bahaya bagi tim tamu.
Salah satu sorotan utama Persipura tertuju pada striker asing Persiku, Igor Henrique da Silva Costa. Penyerang asal Brasil itu dinilai memiliki ancaman serius bagi lini belakang lawan, terutama dengan pergerakannya di kotak penalti.
Di kubu tuan rumah, Pelatih Persiku Kudus Bambang Pujo Sumantri menyambut laga tersebut dengan penuh optimisme. Ia memastikan persiapan tim berjalan lancar dan mental pemain berada dalam kondisi terbaik jelang laga penutup putaran kedua.
“Di tiga pertandingan terakhir grafik permainan anak-anak meningkat cukup signifikan. Target kami jelas, pertandingan terakhir putaran kedua ini harus tiga poin,” ujar Bambang saat konferensi pers di Stadion Wergu Wetan, Kamis (29/1/2026).
Kabar baik bagi Laskar Macan Muria datang dari kondisi Igor Henrique. Sang striker dipastikan siap tampil setelah sempat absen pada laga sebelumnya melawan Kendal Tornado FC akibat cedera ringan saat latihan.
“Sudah kami koordinasikan dengan tim medis. Insyaallah Igor siap bermain,” kata Bambang.
Selain Igor, dua pemain asal Brasil lainnya, Jaimerson Xavier dan Caique Souza, juga dipastikan dalam kondisi fit dan siap diturunkan. Bambang berharap komposisi pemain asing tersebut mampu menjaga konsistensi performa Persiku yang tengah menanjak.
“Pemain Brasil bisa main semua. Semoga kondisinya tetap terjaga sampai pertandingan,” ucapnya.
Namun demikian, Persipura menolak untuk hanya terpaku pada satu nama. Pelatih Persipura Jayapura Rahmad Darmawan menilai kekuatan Persiku tidak bisa dilihat dari Igor semata. Menurutnya, setiap pemain tuan rumah memiliki potensi untuk menjadi pembeda jika lengah.
“Memang Igor dan pemain asing lainnya cukup menonjol, tapi saya melihat Persiku sebagai tim yang kolektif. Semua pemain mereka bisa berbahaya jika kami tidak disiplin,” kata Rahmad.
Pelatih berpengalaman yang akrab disapa RD itu menegaskan timnya datang ke Kudus dengan target mencuri poin, meski sadar laga tandang di Wergu Wetan bukan perkara mudah.
“Anak-anak siap bertanding. Mudah-mudahan kondisi mereka baik dan bisa menampilkan permainan terbaik,” ujarnya.
Persipura sendiri tengah berada dalam tren positif. Dalam lima laga terakhir, Mutiara Hitam tak tersentuh kekalahan dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Modal tersebut membuat Persipura kini bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara grup timur Championship dengan koleksi 34 poin.
Sementara Persiku Kudus berada di posisi ketujuh dengan 15 poin. Meski terpaut cukup jauh di klasemen, tren performa Persiku yang terus membaik membuat duel di Wergu Wetan diprediksi berlangsung sengit dan sarat kejutan.
Bagi Persiku, laga ini menjadi momentum menjaga grafik positif sekaligus membuktikan kebangkitan di hadapan pendukung sendiri. Sedangkan bagi Persipura, tiga poin di Kudus akan semakin mengokohkan posisi mereka di papan atas.








