PATI, Kaifanews – Polemik hadiah berupa makanan ringan dalam ajang Liga Desa Kabupaten Pati 2025 terus menjadi perhatian publik. Menyusul ramainya perbincangan di media sosial, PSSI Kabupaten Pati akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi untuk meluruskan keterlibatan mereka dalam kompetisi tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Melalui Official Statement yang dirilis pada Rabu (31/12/2025), PSSI Pati menegaskan bahwa pihaknya sejak awal tidak dilibatkan dalam penyelenggaraan Liga Desa Kabupaten Pati 2025. Kompetisi tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab panitia Liga Desa dengan penyelenggara Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kabupaten Pati.

“PSSI Pati sejak awal tidak dilibatkan dalam penyelenggaraan Liga Desa tersebut. Panitia hanya meminta bantuan berupa penugasan wasit untuk pertandingan serta kehadiran pada acara pembukaan,” demikian pernyataan resmi PSSI Pati.

PSSI Pati menegaskan tidak ada keterlibatan lain di luar hal tersebut, termasuk dalam penyusunan regulasi kompetisi, sistem pertandingan, maupun kebijakan terkait hadiah bagi para peserta dan pemenang.

Lebih lanjut, PSSI Pati menyatakan tidak pernah memberikan persetujuan ataupun arahan resmi terkait pelaksanaan Liga Desa Kabupaten Pati 2025. Dengan demikian, segala bentuk kebijakan dan konsekuensi yang muncul dari penyelenggaraan turnamen tersebut berada di luar tanggung jawab PSSI Pati.

“Liga Desa Kabupaten Pati 2025 bukan merupakan kompetisi resmi PSSI Pati,” tegas Ketua Umum PSSI Pati, Dian Dwi Budianto, dalam pernyataan tertulisnya.

Sebagaimana diketahui, Liga Desa Kabupaten Pati 2025 sempat menuai sorotan publik setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan hadiah juara berupa piala dan dua kardus makanan ringan. Tayangan tersebut memicu beragam reaksi warganet yang menilai hadiah tersebut tidak sebanding dengan skala turnamen tingkat kabupaten.

Dengan adanya klarifikasi ini, PSSI Pati berharap masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan tidak mengaitkan polemik hadiah Liga Desa dengan organisasi sepak bola daerah tersebut.