KUDUS – Sebanyak 80 unit becak listrik bantuan dari Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Kabupaten Kudus. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada para tukang becak, khususnya mereka yang sudah lanjut usia dan masih bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bahkan sempat mencoba langsung salah satu becak listrik tersebut di halaman kantor pemerintah daerah. Ia menyebut, program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap para pekerja rentan di daerah. Rencananya, penyerahan becak listrik akan dilakukan secara simbolis di Pendapa Kabupaten Kudus pada 12 November 2025 mendatang.

Kepala Bappeda Kudus, Sulistyowati, menjelaskan bahwa total bantuan yang diterima mencapai 80 unit. Awalnya, Pemkab Kudus hanya mengusulkan 44 penerima, namun jumlahnya bertambah setelah adanya tambahan dari BP Taskin.

“Becak listrik ini berkapasitas 48 volt dengan kecepatan maksimal 15 kilometer per jam. Harapannya, alat ini dapat membantu para tukang becak lansia agar tetap bisa bekerja dengan lebih ringan,” ujarnya, Minggu (9/11).

Sebelum dibagikan, seluruh becak listrik akan melalui proses pengecekan kelistrikan di lapangan tenis indoor Angga Sasana Krida Kudus. Setiap unit juga akan diberi stiker dan nomor identitas sebagai tanda kepemilikan resmi. Para penerima nantinya akan mengikuti pelatihan singkat agar mampu mengoperasikan becak listrik dengan aman.

Lebih lanjut, pemerintah daerah berencana membentuk paguyuban tukang becak listrik untuk memudahkan koordinasi dan pembinaan ke depan.

“Program ini bukan hanya bantuan alat transportasi, tapi juga langkah nyata mengentaskan kemiskinan dan memberi perlindungan bagi pekerja rentan di Kudus,” tutur Sulistyowati. (Mr)